Begini Rasa Kurma yang Tumbuh di Dalam Masjid Benoa Bali

Begini Rasa Kurma yang Tumbuh di Dalam Masjid Benoa Bali

Ahmad Firizqi - detikJabar
Minggu, 01 Mar 2026 18:00 WIB
Pohon kurma di dalam Masjid Bahari di Pelabuhan Benoa, Denpasar Selatan, Sabtu (21/2/2026). (Ahmad Firizqi Irwan/detikBali)
Pohon kurma di dalam Masjid Bahari di Pelabuhan Benoa, Denpasar Selatan, Sabtu (21/2/2026). (Ahmad Firizqi Irwan/detikBali)
Bali -

Masjid Bahari Benoa yang berada di kawasan Pelabuhan Benoa, Denpasar Selatan, Bali, memiliki ciri khas yang tidak biasa. Di lingkungan masjid yang berdiri sekitar tahun 1977 itu, tumbuh sebatang pohon kurma dengan tinggi kurang lebih tujuh meter.

Yang bikin penasaran bagaimana rasa kurma yang tumbuh di dalam masjid tersebut ?

Sebagai satu-satunya masjid yang berada di area Pelabuhan Benoa, Masjid Bahari dikenal unik karena memiliki pohon kurma di lingkungannya. Keistimewaannya, pohon tersebut tumbuh di dalam kompleks masjid, tidak jauh dari area yang digunakan jamaah untuk menunaikan salat setiap hari.

SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT

Ketua Pengurus Masjid Bahari, Sutrisno, menjelaskan bahwa pohon kurma yang berada di masjid dekat akses Tol Bali Mandara itu sudah ada sejak 2005. Awalnya berukuran kecil, kemudian terus tumbuh hingga menjadi besar dan menjulang tinggi seperti sekarang.

"Kalau untuk lokasi awalnya sebenarnya ada di luar. Karena ada renovasi, jadinya (pohon dipindah) masuk ke dalam masjid," ujar Sutrisno kepada detikBali, Sabtu (21/2/2026).

ADVERTISEMENT

Pohon kurma dibiarkan tumbuh di dalam masjid agar menjadi ciri khas atau ikon dari Masjid Bahari di Pelabuhan Benoa. Meski demikian, sempat muncul rencana untuk menebang atau memindahkan pohon tersebut. Namun, pengurus memutuskan membiarkan pohon kurma tetap tumbuh dan menjadikannya sebagai ikon Masjid Bahari.

"Ada rencana waktu itu, tapi tidak jadi. Dibiarkan masuk ke dalam masjid. Alhamdulillah, aman dan menjadi ciri khas ya di sini," jelasnya.

Terkait buahnya, Sutrisno mengaku pohon tersebut pernah beberapa kali berbuah. Namun, ia tidak mengingat secara pasti jumlahnya. Buah kurma yang dihasilkan rasanya cenderung sepat.

"Pernah berbuah, tapi saya lupa sudah beberapa kali ya. Pernah saya rasakan, ya agak sepet (sepat). Karena kan di area ini ada di tengah laut, jadi tercampur airnya, agak payau juga," imbuhnya.

Ppohon kurma di dalam Masjid Bahari di Pelabuhan Benoa, Denpasar Selatan, Sabtu (21/2/2026). (Ahmad Firizqi Irwan/detikBali)Ppohon kurma di dalam Masjid Bahari di Pelabuhan Benoa, Denpasar Selatan, Sabtu (21/2/2026). (Ahmad Firizqi Irwan/detikBali) Foto: Ppohon kurma di dalam Masjid Bahari di Pelabuhan Benoa, Denpasar Selatan, Sabtu (21/2/2026). (Ahmad Firizqi Irwan/detikBali)

Pengurus Masjid Bahari lainnya, Didik, menambahkan masjid yang berdiri di atas lahan sekitar enam are itu awalnya berukuran kecil dengan daya tampung sekitar 40 jamaah. Seiring waktu dan beberapa kali renovasi, kapasitasnya kini mencapai 250 jamaah, bahkan bisa menampung hingga sekitar 600 orang saat salat Jumat.

"Dulunya yang saya dapat info kecil masjidnya, cuman 40 jamaah sekarang daya tampungnya 250 jamaah. Terus 3 kali renovasi, sampai bisa nampung jamaah lebih banyak. Kalau Jumatan ada 600 orang," sambungnya.

Rasa Kurma yang Tumbuh di Masjid

Ia juga menyebut pohon kurma tersebut tumbuh secara alami dan tetap kokoh meski berada di kawasan pelabuhan yang kerap diterpa angin kencang. Meski jarang berbuah, pohon kurma tersebut tetap menjadi daya tarik tersendiri bagi jamaah maupun pengunjung.

"Kalau untuk berbuah, sudah jarang kami lihat. Kalau pun ada, buahnya nggak besar, kecil. Warnanya kuning dan rasanya ya sepet," pungkasnya.

Memasuki bulan Ramadan, Masjid Bahari rutin menggelar berbagai kegiatan keagamaan. Pengurus menyiapkan sekitar 100-200 porsi takjil untuk berbuka puasa yang bersumber dari sumbangan perusahaan maupun masyarakat. Selain itu, kegiatan santunan anak yatim hingga kajian juga rutin dilakukan selama Ramadan.

"Kalau takjil, kami kadang siapkan 100-200 dari sumbangan perusahaan juga masyarakat," pungkas Sutrisno.

Artikel ini telah tayang di detikBali. Baca selengkapnya.

(yum/yum)

Berita Terkait

 

 

 

 

 

 

 

 


Hide Ads