Nenek Pemberani Terjang Buaya demi Selamatkan Cucu di Kutai

Round-up

Nenek Pemberani Terjang Buaya demi Selamatkan Cucu di Kutai

Tim detikKalimantan - detikJabar
Rabu, 18 Feb 2026 20:00 WIB
Nenek yang selamatkan cucunya dari serangan buaya di depan rumah di Bengalon, Kutim.
Nenek yang selamatkan cucunya dari serangan buaya di depan rumah di Bengalon, Kutim (Foto: Dok. Polsek Bengalon)
Kutai -

Ernawati (65) tak berpikir dua kali melompat menerjang buaya yang menerkam cucunya di Kutai Timur (Kutim), Kalimantan Timur (Kaltim).

"Betul, cucunya ini lagi liburan nih di rumah neneknya di Bengalon, cucunya ini berenang di halaman rumah gak lama datanglah buaya itu menyambar betisnya, melihat itu, neneknya langsung menolong cucunya," ujar Kapolsek Bengalon AKP Asriadi kepada detikKalimantan, Selasa (17/2/2026).

Peristiwa itu terjadi di Desa Sepaso Barat, Kecamatan Bengalon pada Selasa (17/2) sekira pukul 13.00 Wita. Saat kejadian, Asriadi mengatakan air di depan rumah korban memang sedang tinggi.

SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT

"Air di sana kan sedang pasang, kemudian setelah menolong cucunya, kemudian neneknya lagi yang diserang (buaya). Untung ada tetangga mereka yang melihat, seorang ibu bernama Fatmawati (44) yang menolong," terangnya.

Nenek dan cucu itu langsung dilarikan ke Rumah Sakit Elisabeth untuk mendapatkan pertolongan. Usai mendapat perawatan, keduanya dipulangkan.

ADVERTISEMENT

"Tadi yang paling parah itu cucunya, kalau neneknya di tangan sebelah kanan juga (luka)," kata dia.

Menurut Asriadi, konflik buaya dengan manusia sering terjadi di Bengalon. Karena banyak warga yang tinggal di atas rawa-rawa.

"Dan memang beberapa kali buaya sampai naik ke halaman rumah, salah satu yang terakhir kemarin kejadian anak-anak disambar buaya sampai terguling-guling itu untungnya alhamdulillah juga selamat," tuturnya.

Pihaknya sudah berkoordinasi dengan pihak kecamatan dan BPBD, agar dapat menindaklanjuti terkait kejadian buaya menyerang manusia yang sering terjadi.

"Bapak Bupati juga pernah menyampaikan sebelumnya terkait hewan buas ini, akan dilaksanakan relokasi buaya seperti di Balikpapan tapi belum diketahui bagaimana nanti pelaksanaannya," tutupnya.

Polisi juga terus mengimbau agar masyarakat lebih berhati-hati saat beraktivitas di air. Di sekitar wilayah yang dekat dengan air juga sudah dipasangi papan peringatan terkait adanya buaya.

Artikel ini telah tayang di detikKalimantan, baca selengkapnya di sini

(yum/yum)
Berita Terkait

 

 

 

 

 

 

 

 


Hide Ads