Makanan Berwarna Pencegah Kanker

Makanan Berwarna Pencegah Kanker

Sarah Oktaviani Alam - detikJabar
Kamis, 19 Feb 2026 00:05 WIB
Ripe red tomatoes are hanging on the tomato tree in the agricultural farm.
Ilustrasi makanan sehat. (Foto: Getty Images/iStockphoto/sirichai_asawalapsakul)
Jakarta -

Menjaga kesehatan ternyata bisa dimulai dari hal sederhana: melihat warna di piring makan kita. Menambahkan buah dan sayuran berwarna-warni ke dalam menu harian disebut dapat membantu menurunkan risiko beberapa jenis kanker. Selain menerapkan gaya hidup sehat, konsumsi makanan bergizi dan beragam memang menjadi kunci penting untuk menjaga tubuh tetap prima.

Menurut East Lancashire Hospitals NHS Trust, salah satu warna yang sebaiknya diperhatikan saat berbelanja bahan makanan adalah merah. Para ahli di sana menganjurkan pasien untuk rutin mengonsumsi buah dan sayuran berwarna demi mendukung kesehatan secara menyeluruh.

SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT

"Dengan mengonsumsi buah dan sayuran dengan warna yang berbeda, Anda kemungkinan besar akan mendapatkan berbagai vitamin dan mineral yang baik untuk menjaga kesehatan dan kesejahteraan," terang mereka, dikutip dari Mirror UK.

"Warna-warna tertentu sangat kaya akan senyawa pelindung, dan setiap buah atau sayuran memiliki kandungan dan mineral yang berbeda," tambahnya.

ADVERTISEMENT

Karena itu, masyarakat dianjurkan untuk menghadirkan beragam warna dalam pola makan sehat, termasuk warna merah.

"Buah dan sayuran merah mengandung 'likopen' yang dapat membantu melindungi terhadap kanker tertentu," ujarnya.

Beberapa contoh yang mudah ditemukan antara lain tomat, paprika merah, semangka, dan jeruk bali merah muda. Tak hanya merah, warna lain seperti oranye, kuning, hijau, dan ungu juga punya manfaat masing-masing.

Penelitian menunjukkan bahwa likopen-antioksidan kuat yang banyak terdapat pada bahan makanan berwarna merah-dapat menurunkan kemungkinan beberapa jenis kanker, terutama kanker prostat. Cara kerjanya dengan mengurangi stres oksidatif dan membantu menghambat pertumbuhan tumor. Meski demikian, hasil penelitian masih menunjukkan variasi sehingga tetap diperlukan kajian lebih lanjut.

Selain merah, buah dan sayuran berwarna oranye kaya akan beta-karoten yang diubah tubuh menjadi vitamin A, baik untuk kesehatan kulit. Sementara itu, warna kuning mengandung karotenoid yang berperan melindungi kesehatan mata.

"Buah dan sayuran berwarna hijau mengandung senyawa pemberi energi dan zat besi yang dapat membantu mencegah anemia. Yang berwarna ungu merupakan sumber antosianin yang baik, yang merupakan zat anti penuaan yang hebat."

Konsep makan "pelangi" ini bisa diterapkan dengan memilih labu, nektarin, aprikot, jagung manis, paprika kuning, bayam, anggur hijau, anggur merah, terong, hingga plum. Pilihan lainnya termasuk wortel, mangga, zucchini kuning, sayuran hijau musim semi, kiwi, kubis merah, dan blackcurrant.

Yang perlu diingat, menambah warna bukan berarti hanya memperbanyak satu jenis saja. Jika kita mengonsumsi lima buah atau sayur dengan warna yang sama, itu tetap dihitung sebagai satu porsi. Jadi, variasi tetap menjadi kunci.

"Kampanye Lima Porsi Sehari didasarkan pada saran dari Organisasi Kesehatan Dunia (WHO), yang merekomendasikan untuk mengonsumsi minimal 400 g buah dan sayuran setiap hari untuk menurunkan risiko masalah kesehatan serius, seperti penyakit jantung, stroke, dan beberapa jenis kanker," pungkasnya.

(sao/orb)

Berita Terkait

 

 

 

 

 

 

 

 


Hide Ads