Libur Imlek yang berdekatan dengan momen Ramadan dimanfaatkan banyak warga untuk pulang ke kampung halaman lebih awal. Salah satunya Rina (32), warga Bandung yang rela berdesakan di kereta api demi bisa menjalani tradisi munggahan bersama keluarga di Sukabumi.
Munggahan bukan sekadar tradisi makan bersama sebelum memasuki bulan suci Ramadan. Lebih dari itu, momen ini menjadi ajang saling memaafkan, mempererat silaturahmi, serta mempersiapkan diri lahir dan batin dalam menyambut bulan penuh berkah.
Rina memilih berangkat dari Bandung menuju Sukabumi saat arus penumpang tengah padat. Ia mengaku sudah memperkirakan suasana kereta akan ramai, namun hal itu tak menyurutkan niatnya untuk pulang.
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
"Saya berangkat dari Bandung ke Sukabumi mumpung masih libur Imlek dan sudah mendekati Ramadan. Biar bisa lebih lama kumpul keluarga di rumah sebelum masuk bulan puasa," ujar Rina kepada detikJabar di Stasiun Sukabumi, Selasa (17/2/2026).
"Iya tadi lumayan padat banget. Dari Bandung naik kereta sampai Padalarang. Terus lanjut lagi dari Cipatat ke Sukabumi. Keretanya penuh, sempat nggak dapat tempat duduk juga," sambungnya.
Lonjakan penumpang ini juga tercermin dari data resmi PT Kereta Api Indonesia (Persero) Daerah Operasi 1 Jakarta. Dalam siaran pers tertanggal 16 Februari 2026, okupansi KA Pangrango dan KA Siliwangi selama periode libur Imlek 13-16 Februari 2026 mencapai rata-rata 102 persen.
Manajer Humas KAI Daop 1 Jakarta Franoto Wibowo menjelaskan, selama empat hari tersebut total 23.495 pelanggan telah terlayani. Angka okupansi bisa melampaui 100 persen karena adanya pola naik-turun penumpang di sejumlah stasiun antara dalam satu perjalanan.
"Pada periode libur Imlek ini, KA Pangrango dan KA Siliwangi mencatat total 23.495 pelanggan dengan rata-rata okupansi 102 persen. Angka tersebut dimungkinkan karena adanya pola perjalanan penumpang yang naik dan turun di beberapa stasiun antara," ujar Franoto.
Untuk keberangkatan relasi Sukabumi, jumlah pelanggan pada 13 Februari tercatat 3.035 orang, 14 Februari 4.236 orang, 15 Februari 4.465 orang, dan 16 Februari 3.852 orang. Totalnya mencapai 15.588 pelanggan selama periode tersebut.
Sementara itu, keberangkatan dari Stasiun Bogor Paledang pada 13 Februari tercatat 1.978 pelanggan, 14 Februari 2.043 pelanggan, 15 Februari 2.031 pelanggan, dan 16 Februari 1.855 pelanggan, dengan total 7.907 orang.
Adapun tiket yang telah terjual untuk keberangkatan 17 Februari 2026 tercatat sebanyak 2.372 tiket, meski kapasitas tempat duduk yang tersedia sebanyak 1.488 kursi. Sedangkan untuk 18 Februari 2026, sebanyak 1.073 tiket telah terjual dengan 2.692 tempat duduk yang masih tersedia.
KAI Daop 1 Jakarta mengimbau masyarakat untuk merencanakan perjalanan dengan baik dan melakukan pemesanan tiket melalui aplikasi Access by KAI maupun kanal resmi lainnya guna memastikan ketersediaan tempat duduk.
Bagi Rina, padatnya penumpang bukan persoalan besar. Yang terpenting, ia bisa tiba di rumah tepat waktu dan menyambut Ramadan bersama keluarga tercinta.
Simak Video "Menikmati Kesegaran Kelapa Pasca Berenang di Sukabumi"
[Gambas:Video 20detik] (mso/mso)
