Cuaca Berawan dan Hujan, Hilal Ramadan Diprediksi Tak Teramati di Bandung

Bima Bagaskara - detikJabar
Selasa, 17 Feb 2026 14:15 WIB
Foto: Ilustrasi awan hitam (Dikhy Sasra)
Bandung -

Langit Kota Bandung pada Selasa (17/2/2026) diperkirakan tak cukup bersahabat untuk menyambut kemunculan hilal penanda awal Ramadan 1447 Hijriah. Awan tebal dan potensi hujan ringan diprediksi menyelimuti Kota Bandung membuat peluang terlihatnya bulan sabit muda kian menipis.

Badan Meteorologi, Klimatologi, dan Geofisika (BMKG) Stasiun Geofisika Bandung memperkirakan hilal Ramadan tidak akan teramati di Kota Bandung pada pelaksanaan rukyat hari ini.

Perkiraan tersebut disampaikan berdasarkan data rekor pengamatan hilal, kajian astronomi, serta prakiraan cuaca terbaru. Pada 17 Februari, cuaca di Bandung diprediksi hujan ringan pada dini hari, berawan tebal sejak pagi hingga siang, lalu kembali diguyur hujan ringan menjelang sore.

"Berdasarkan data prakiraan cuaca BMKG, tanggal 17 Februari 2026 M untuk cuaca di Kecamatan Bandung Wetan, Kota Bandung diperkirakan Hujan Ringan pada siang hari pukul 13:00 - 19:00 WIB," ujar Kepala Stasiun Geofisika Kelas I Bandung, Teguh Rahayu, Selasa (17/2/2026).

Meski begitu, proses rukyat tetap dilaksanakan. Pada 17 Februari 2026, BMKG Stasiun Geofisika Bandung akan menggelar pengamatan di Observatorium Albiruni Universitas Islam Bandung (UNISBA), bersama Kementerian Agama serta Badan Hisab Rukyat Daerah.

Simak Video "Video: Seminar Posisi Hilal Ramadan 1447 H"


(bba/mso)
Berita Terkait
Berita detikcom Lainnya
Berita Terpopuler

Video

Foto

detikNetwork