Isi Pesan Haru Siswi untuk Pengelola MBG di Sigi

Isi Pesan Haru Siswi untuk Pengelola MBG di Sigi

Rangga Musabar - detikJabar
Selasa, 17 Feb 2026 05:30 WIB
Siswi MTs Biromaru, Nur Rahmadani, viral setelah meminta menu Makan Bergizi Gratis yang enak untuk kado ulang tahun ayahnya.
Isi surat siswi MTs Biromaru, Nur Rahmadani untuk pengelola MBG. (dok. istimewa)
Sigi -

"kak MBG bisa tidak hari Jumat makanannya kasi enak, karna besok ulang tahunnya Papaku Saya tepunya uang untuk belikan hadiah, Jadi saya mau kasih MBG ku Saja. Jadi besok MBG nya kasih enak, supaya itu bisa Jadi kado buat Papaku Pliis.."

Permintaan pada secarik kertas itu ditulis oleh Nur Rahmadani, siswi Madrasah Tsanawiyah (MTs) Biromaru di Kabupaten Sigi, Sulawesi Tengah (Sulteng). Nur ingin ada menu spesial, karena akan memberikan hadiah kepada orang tuanya.

"Ia itu benar anak saya yang menulis. Dia tulisnya hari Kamis (12/2)," ujar ibu Nur Rahmadani, Arini kepada wartawan, Senin (16/2/2026).

SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT

Arini mengatakan anaknya tidak punya uang namun ingin memberikan kado ke ayahnya. Menu MBG itu pun rencananya akan dibawa pulang untuk diberikan ke ayahnya.

"Iya, memang dia ingat ulang tahun bapaknya," katanya.

ADVERTISEMENT

Dia menuturkan menu MBG pada hari Jumat biasanya kue dan susu. Hal itu yang membuat Nur menulis surat permohonan ke pengelola MBG agar menu di hari Jumat lebih enak.

"Dia (Nur) pikir kalau hari Jumat biasanya dapat kue-kue dan susu. Dia mau itu jadi kado untuk bapaknya karena tidak punya uang beli hadiah," terang Arini.

Arini menegaskan tidak ada maksud lain dari surat anaknya tersebut. Anaknya hanya berharap mendapat menu yang lebih enak agar bisa dibawa pulang untuk ayahnya.

"Dia cuma mau kasih kejutan. Tidak ada maksud apa-apa," tegasnya.

Belakangan surat itu beredar luas dan viral di media sosial. Setelah viral, ada sejumlah warga yang datang langsung membawa kue dan hadiah untuk ayah Nur.

"Banyak yang datang. Ada yang bawa kue juga. Alhamdulillah," katanya.

Arini menambahkan bahwa suaminya merupakan pegawai negeri sipil (PNS). Dia pun berharap surat itu dilihat dari ketulusan seorang anak kepada orang tuanya bukan diartikan lain.

"Ia karena bapaknya PNS, banyak juga yang berpikir lain. Tapi memang itu ketulusan anak kami untuk orang tuanya," imbuhnya.

Artikel ini telah tayang di detikSulsel. Baca selengkapnya di sini

(yum/yum)
Berita Terkait

 

 

 

 

 

 

 

 


Hide Ads