Heboh Ubur-ubur Raksasa Seukuran Bus Sekolah Terekam di Laut Dalam

Kabar Internasional

Heboh Ubur-ubur Raksasa Seukuran Bus Sekolah Terekam di Laut Dalam

Rachmatunnisa - detikJabar
Sabtu, 07 Feb 2026 21:00 WIB
Ubur-ubur sebesar bus
Ubur-ubur sebesar bus. Foto: Schmidt Ocean Institute
Jakarta -

Para peneliti dari Schmidt Ocean Institute berhasil merekam penampakan ubur-ubur raksasa yang sangat jarang terlihat di laut lepas Argentina. Makhluk laut misterius itu terekam mengambang di perairan dalam yang hampir tidak tersentuh cahaya Matahari.

Spesies tersebut dikenal dengan nama Stygiomedusa gigantea atau kerap disebut giant phantom jellyfish. Ubur-ubur raksasa ini terekam kamera kendaraan robotik bawah laut (ROV) SuBastian saat ekspedisi di Colorado-Rawson submarine canyon, pada kedalaman sekitar 250 meter di bawah permukaan laut.

SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT

Dikutip dari New York Post, penampakan langsung Stygiomedusa gigantea tergolong sangat langka. Dalam lebih dari 110 tahun penelitian ilmiah, spesies ini diperkirakan baru terlihat sekitar 118 kali. Ukurannya pun tergolong ekstrem. Panjang tubuhnya dapat mencapai sekitar 10 meter, setara dengan panjang sebuah bus sekolah.

Ciri paling mencolok dari ubur-ubur ini terletak pada empat lengan panjang menyerupai pita yang melambai perlahan mengikuti arus laut. Sementara itu, bagian "bel" atau payung tubuhnya memiliki lebar lebih dari satu meter.

ADVERTISEMENT

Berbeda dengan kebanyakan ubur-ubur yang mengandalkan tentakel berduri dan sengatan untuk melumpuhkan mangsa, Stygiomedusa gigantea tidak menggunakan mekanisme tersebut. Spesies ini memanfaatkan lengan panjangnya untuk menangkap plankton dan ikan kecil, lalu mengarahkannya ke mulut untuk dikonsumsi.

Ekspedisi laut dalam yang merekam ubur-ubur raksasa ini juga menghasilkan temuan penting lainnya. Tim peneliti mengidentifikasi 28 spesies hewan yang diduga belum pernah tercatat sebelumnya, serta menemukan ekosistem terumbu karang besar yang membentang luas di kawasan tersebut.

Para peneliti menyatakan bahwa data yang dikumpulkan akan menjadi sumber penting untuk memahami konektivitas dan keanekaragaman hayati di laut lepas, wilayah yang selama ini relatif jarang dieksplorasi.

"Kami mengumpulkan sejumlah besar sampel kimia, fisik, dan biologi yang akan digunakan untuk memahami hubungan di perairan kami selama bertahun-tahun mendatang," kata Dr. Melisa Fernández Severini, peneliti dari Instituto Argentino de Oceanografía dan CONICET.

"Sampel ini mewakili kesempatan unik untuk memahami tidak hanya betapa luar biasanya ekosistem ekstrem ini, tetapi juga seberapa rentan mereka bisa," sambungnya.

Wilayah laut dalam mencakup sebagian besar permukaan Bumi dan masih menjadi salah satu kawasan paling minim eksplorasi. Penampakan spesies raksasa seperti Stygiomedusa gigantea kembali menegaskan bahwa samudra menyimpan kekayaan hayati dan misteri besar yang belum sepenuhnya terungkap.

Baca selengkapnya di detikINET.

(rns/sud)

Anda menyukai artikel ini

Artikel disimpan

Berita Terkait

 

 

 

 

 

 

 

 

Belum ada komentar.
Jadilah yang pertama berkomentar di sini

Hide Ads