Dedi Mulyadi Turun Tangan Selamatkan Atlet Rugbi Jabar yang Terabaikan

Dedi Mulyadi Turun Tangan Selamatkan Atlet Rugbi Jabar yang Terabaikan

Bima Bagaskara - detikJabar
Jumat, 06 Feb 2026 11:15 WIB
Yayu atlet rugbi berumur 22 tahun asal Garut yang kini terbaring sakit
Yayu, atlet rugbi asal Garut tengah terbaring gegara kondisi kesehatannya (Foto: Hakim Ghani/detikJabar).
Bandung -

Gubernur Jawa Barat Dedi Mulyadi turun tangan menangani Siti Nur Rahayu, atlet rugbi putri Jawa Barat asal Garut, yang mengalami kondisi kritis akibat pecah usus dan sempat luput dari perhatian pemerintah daerah setempat.

Siti, atlet berusia 22 tahun yang pernah membela Jawa Barat di PON XXI Aceh-Sumut 2024, selama dua bulan terakhir terbaring lemah tanpa penanganan medis yang memadai. Kondisinya baru mendapat perhatian serius setelah informasi tersebut sampai ke Gubernur Jawa Barat.

Mendengar kabar tersebut, Dedi Mulyadi langsung memerintahkan jajaran Dinas Kesehatan Jawa Barat untuk bergerak cepat. Tanpa menunggu lama, Siti segera dirujuk dan kini menjalani perawatan intensif di RSUD Welas Asih Bandung.

SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT

Dalam unggahan di media sosialnya, Dedi blak-blakan menyebut bahwa informasi terkait kondisi Siti justru tidak datang dari pemerintah daerah asalnya.

ADVERTISEMENT

"Pemprov Jabar akan turun untuk membawa ke rumah sakit, mohon maaf kami baru tahu peristiwa ini tidak dari pemerintah setempat," ungkap Dedi sebagaimana dikutip detikJabar, Jumat (6/2/2026).

Terkait kondisi Siti, Dedi memastikan bahwa penanganan sudah berjalan dan menjadi tanggung jawab pemerintah provinsi. Ia menyebut Siti telah dirujuk ke RSUD Welas Asih Bandung untuk mendapat perawatan yang lebih intensif.

"Teh Siti Rahayu asal Garut yang mengalami pecah usus sudah kami tangani dan kini menjalani perawatan di RSUD Welas Asih," ujar Dedi.

Dedi juga menjadikan peristiwa ini sebagai pengingat bahwa negara harus hadir bagi warganya yang sakit dan tak berdaya, terutama mereka yang terkendala biaya dan akses layanan kesehatan.

"Selanjutnya bagi siapapun yang sakit dan tidak bisa diobati dan tidak punya kemampuan untuk berobat silahkan datang ke balai pengaduan Lembur Pakuan atau Bale Pananggeuhan Gedung Sate," ucapnya.

Dedi menegaskan Pemerintah Provinsi Jawa Barat membuka akses seluas-luasnya bagi warga yang membutuhkan pertolongan medis. "Kami terbuka melayani seluruh warga Jabar yang mengalami kesulitan akibat penyakit dan tidak memiliki akses ke layanan kesehatan," katanya.

Diberitakan sebelumnya, Siti mengaku sudah disarankan dokter untuk menjalani operasi atas penyakit yang dideritanya. Namun, keterbatasan biaya membuat Siti tak bisa berbuat banyak.

"Sempat diperiksa ke dokter, katanya pecah usus. Dokter menyarankan untuk operasi dan berobat jalan," ungkap Yayu.

Halaman 2 dari 2


Simak Video "Video: Atasi Banjir, Dedi Mulyadi Berencana Relokasi Warga Bojongsoang"
[Gambas:Video 20detik]
(bba/mso)
Berita Terkait

 

 

 

 

 

 

 

 


Hide Ads