Penampakan TKP Galian 'Harta Karun' yang Renggut 2 Nyawa

Penampakan TKP Galian 'Harta Karun' yang Renggut 2 Nyawa

Wisma Putra - detikJabar
Kamis, 05 Feb 2026 19:27 WIB
Penampakan TKP Galian Harta Karun yang Renggut 2 Nyawa
Lubang TKP warga tertimbun longsor di Bandung (Foto: istimewa)
Bandung -

Dua orang, seorang laki-laki dan perempuan tewas tertimbun tanah dan beton bekas pondasi mesin penggiling padi di Kecamatan Antapani, Kota Bandung, Rabu (4/2) kemarin.

Insiden ini terjadi di bangunan bekas penggilingan padi di Jalan Terusan Sindang Barang, RT 003 RW 005, Kelurahan Antapani Kulon, Kecamatan Antapani. Informasi dihimpun, kejadian ini bermula dari informasi soal harta karun di dalam tanah.

SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT

Dua korban meninggal dunia yakni Muhammad Nizar Hafidhul atau MHN (25) dan Rika Yuliana atau RY (40). Sementara itu, korban selamat yang mengalami luka adalah Fitri Handayani atau FH (47).

detikJabar sempat mengunjungi TKP pada Kamis (5/2/2026), tetapi bangunan bekas penggilingan padi itu sudah tertutup.

ADVERTISEMENT

Dokumentasi dari Dinas Pemadam Kebakaran dan Penyelamatan (Disdamkarmatan) Kota Bandung memperlihatkan adanya beberapa lubang di lokasi kejadian. Para korban tertimbun saat mereka menggali tanah di dekat pondasi mesin penggiling padi.

detikJabar juga mewawancarai Ketua RW 5, Yeti, untuk mengonfirmasi informasi tersebut. Dia membenarkan insiden yang menewaskan 2 orang tersebut.

"Benar kejadian tadi malam," katanya.

Yeti menyebut, lokasi kejadian ada di bangunan bekas penggilingan padi.

"Lahan kosong, dulu bekas penggilingan padi," sebutnya.

Kepada detikJabar, Yeti juga sempat memperlihatkan kondisi TKP. Menurutnya terdapat beberapa lubang di lokasi kejadian.

"Lubangnya bukan hanya satu," ujarnya.

Yeti menyebutkan bahwa tubuh korban tertimbun beton dan tanah. Sementara mesin penggilingan padinya sudah tidak ada.

"Tertimpa beton bekas mesin penggilingan. Beton itu dulunya tempat mesin penggilingan, mesinnya sendiri sudah tidak ada," pungkasnya.

Diberitakan sebelumnya, Disdamkarmatan Kota Bandung menyebut korban tertimbun material saat mereka sedang melakukan ritual yang berkaitan dengan rencana pembuatan kolam renang. Sementara itu, Kapolsek Antapani Kompol Yusuf Tojiri menyebut korban sedang melakukan ritual mencari harta karun.

"Kata si FH bahwa di sekitar lokasi tersebut ada harta karun satu peti. Saat masuk ke dalam (galian) dua korban kepleset dan tertimpa tanah," kata Yusuf.




(wip/dir)
Berita Terkait

 

 

 

 

 

 

 

 


Hide Ads