Kecelakaan tragis terjadi di Jalan Gubernur Sewaka, Kelurahan Sambongpari Kecamatan Mangkubumi, Kota Tasikmalaya, Rabu (4/2/2026) malam.
Dua unit truk bertabrakan di jalur searah, mengakibatkan seorang sopir truk terjepit di dalam kabin. Proses evakuasi cukup dramatis, hingga memakan waktu sekitar 2 jam. Pada akhirnya sopir truk yang belum diketahui identitasnya itu berhasil dievakuasi dengan kondisi luka-luka.
Informasi yang dihimpun di lokasi kejadian, kecelakaan itu terjadi sekitar pukul 19.00 WIB. Saat itu mobil jenis dump truck bernopol R 8179 CR yang memuat pasir, melaju dari arah utara ke selatan, atau dari arah bunderan Linggajaya menuju Kawalu. Truk yang dikemudikan sopir bernama Asep Nurjaman itu melaju di sebelah kanan.
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
Namun entah apa yang terjadi, dari arah belakang truk jenis Colt Diesel bernopol E 8064 AT, tiba-tiba menabrak bagian belakang truk. Truk pengangkut buah-buahan itu menghantam bagian belakang dump truck.
Kerasnya benturan menimbulkan suara keras dan membuat dump truck terdorong naik ke pembatas jalan. Titik kecelakaan itu tepat di depan SPBU Jalan Gubernur Sewaka.
"Saya sedang mengemudi di lajur arah berlawan, menuju bunderan Linggajaya. Jadi terdengar benturan keras sekali, mirip ledakan," kata Epi Mulyana, salah seorang saksi kejadian.
Epi mengaku saat itu berinsiatif memberikan pertolongan, namun dia mendapati sopir truk buah-buahan terjepit di dalam kabin mobil.
"Kalau sopir truk pasir selamat, dia luka ringan. Yang parah truk yang nabrak dari belakang, dia terjepit. Langsung saya hubungi polisi dan tim medis," kata Epi.
Tak lama petugas berdatangan, selain petugas Unit Gakkum Satlantas Polres Tasikmalaya Kota dan tim medis, terlihat juga tim URC dari BPBD Kota Tasikmalaya.
Proses evakuasi terkendala karena bagian bawah tubuh sopir pria itu terhimpit kabin. Beruntung sopir dalam kondisi sadar, meski mengalami luka yang cukup serius. Tim medis lalu memasangkan infus dan terus menjaga agar sopir tetap sadar. Bagian atas tubuh sopir yang terluka juga langsung ditangani, tim medis berusaha menghentikan pendarahan yang dialami.
Di sisi lain polisi dan tim BPBD terus berusaha memikirkan cara evakuasi. Targetnya korban bisa dievakuasi dengan aman atau tanpa memperparah kondisi lukanya.
Beruntung tak jauh dari lokasi kejadian terdapat sebuah pabrik yang memiliki alat berat berupa loader. Polisi juga kemudian meminta bantuan truk tronton.
Skenario evakuasi disusun, loader ditugaskan untuk mengangkat sedikit truk pasir, untuk mengurangi himpitan ke korban. Sementara truk tronton mengambil posisi menarik truk buah-buahan.
Upaya ini akhirnya membuahkan hasil, truk pasir dan truk buah-buahan berhasil dipisahkan. Kemudian petugas membongkar kabin untuk mengevakuasi korban.
Sekitar pukul 21.00 WIB, korban yang belum diketahui identitasnya itu berhasil dievakuasi dan segera di bawa ke Puskesmas. Korban terlihat dalam keadaan sadar, meski beberapa bagian tubuhnya mengalami luka serius, terutama di bagian kaki.
Dari rekaman CCTV, terlihat detail insiden tersebut. Truk pasir yang melaju dalam kecepatan relatif rendah diseruduk truk buah-buahan dari arah belakang.
Namun demikian sejumlah perwira kepolisian di lokasi kejadian, enggan diminta komentarnya terkait kejadian ini. Sekedar diketahui saat ini pihak kepolisian tengah melakukan Operasi Keselamatan Lalu Lintas.
(yum/yum)










































