Tim SAR Longsor Cisarua Mulai Divaksin Tetanus di Hari ke-5 Pencarian

Tim SAR Longsor Cisarua Mulai Divaksin Tetanus di Hari ke-5 Pencarian

Whisnu Pradana - detikJabar
Rabu, 28 Jan 2026 13:21 WIB
Tim SAR Longsor Cisarua Mulai Divaksin Tetanus di Hari ke-5 Pencarian
Proses evakuasi jasad tertimbun longsor di Cisarua (Foto: Whisnu Pradana/detikJabar).
Bandung Barat -

Tim SAR gabungan melanjutkan pencarian korban longsor di Kampung Pasir Kuning dan Pasir Kuda, Desa Pasirlangu, Kecamatan Cisarua, Kabupaten Bandung Barat (KBB) pada hari kelima, Rabu (28/1/2026).

Mengingat jasad yang tertimbun mulai mengalami dekomposisi atau pembusukan, tim SAR yang melakukan operasi evakuasi mulai diberikan vaksinasi tetanus. Langkah ini diambil untuk menjaga kesehatan petugas dari risiko infeksi bakteri di lokasi bencana.

"Sesuai SOP, setelah hari ketiga petugas harus mendapatkan vaksinasi tetanus. Seluruh relawan yang terlibat evakuasi silakan ke posko kesehatan pukul 16.00-17.00 WIB," kata Kepala Dinas Kesehatan KBB, Lia N. Sukandar saat ditemui di lokasi.

SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT

Selain vaksinasi bagi petugas, setiap jasad yang berhasil dievakuasi wajib disterilisasi menggunakan disinfektan. Setelah proses sterilisasi selesai, jasad akan langsung dimasukkan ke kantong jenazah kemudian ke dalam peti mati.

"Prosesnya disterilisasi dulu, baru dimasukkan ke peti jenazah. Kami sudah menyiapkan petinya," ujar Lia.

Saat ini, Dinas Kesehatan telah menyiapkan 50 peti jenazah yang dilengkapi kain kafan dan kantong mayat. Logistik tersebut dikirim dari RSUD Cikalongwetan. Lia memastikan stok peti akan ditambah dari RSUD Cililin jika jumlah korban yang ditemukan terus bertambah.

Pada pencarian hari kelima ini, proses evakuasi dimulai lebih lambat dari biasanya. Hal ini disebabkan hujan deras yang mengguyur sejak dini hari, sehingga medan longsor menjadi terlalu berbahaya untuk diakses lebih awal.

Tim SAR gabungan baru bisa memasuki lokasi pencarian (worksite) sekitar pukul 08.30 WIB untuk melanjutkan pencarian korban yang tertimbun longsor sejak Sabtu (24/1/2026) tersebut.

"Hingga pukul 18.10 WIB kemarin, kami telah mengevakuasi 48 kantong jenazah. Target kami pagi ini adalah mengevakuasi 32 korban lainnya yang masih tertimbun," pungkas Direktur Operasi Basarnas, Laksamana Pertama TNI Y. Bramantyo.

Halaman 2 dari 2


Simak Video "Video: Pencarian Pelatih Valencia di Labuan Bajo Libatkan Tokoh Adat"
[Gambas:Video 20detik]
(mso/mso)
Berita Terkait

 

 

 

 

 

 

 

 


Hide Ads