Nyaris Celaka, Jalan Bali yang Rusak Jadi Ancaman Pengendara

Nyaris Celaka, Jalan Bali yang Rusak Jadi Ancaman Pengendara

Wisma Putra - detikJabar
Rabu, 28 Jan 2026 16:00 WIB
Nyaris Celaka, Jalan Bali yang Rusak Jadi Ancaman Pengendara
Kondisi Jalan Bali Bandung yang mengalami kerusakan (Foto: Wisma Putra/detikJabar)
Bandung -

Wajah Dini tampak tegang saat sepeda motor yang dikendarainya melintas di Jalan Bali, Kota Bandung. Wanita berusia 31 tahun itu nyaris kehilangan kendali ketika motor matiknya melindas jalan rusak di ruas tersebut.

Berprofesi sebagai pengemudi ojek online, Dini sudah terbiasa melintasi berbagai kondisi jalan. Namun kali ini berbeda. Lubang dan permukaan jalan yang tidak rata membuatnya hampir terjatuh. Pengalaman itu meninggalkan rasa waswas, terutama karena kejadian tersebut nyaris berujung kecelakaan lalu lintas tunggal.

"Hampir saja jatuh. Jelek banget jalannya," ujar Dini, Kamis (28/1/2026).

SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT

Ibu dua anak ini menuturkan, saat itu dirinya baru saja mengantarkan penumpang dari Jalan Belitung menuju SMAN 5 Bandung. Setelah menurunkan penumpang, ia melintasi Jalan Bali untuk kembali mencari orderan berikutnya.

ADVERTISEMENT

Menurut Dini, kerusakan jalan cukup membahayakan karena lubang tidak terlihat jelas, terutama bagi pengendara yang belum mengenal kondisi ruas tersebut.

"Lubang di jalan itu gak kelihatan jelas, tapi kalau dilindes bisa buat motor oleng," ujarnya.

Ia pun berharap kerusakan jalan tersebut segera mendapat perhatian dari dinas terkait. Selain menjadi jalur padat kendaraan, kawasan itu juga kerap dilalui pelajar, terutama pada jam masuk dan pulang sekolah.

"Banyak yang antre anak sekolah, khawatirnya juga malem gak kelihatan, siang aja gak terlalu jelas, apalagi malam," harap Dini.

"Intinya diperbaiki saja, jangan dibiarkan gini, karena bisa semakin meluas kerusakannya," tambahnya.

Di ruas Jalan Bali tersebut, setidaknya terdapat dua titik kerusakan yang perlu diwaspadai para pengendara. Kondisi ini tidak hanya membahayakan pengendara roda dua, tetapi juga menyulitkan pengguna jalan lainnya.

Keluhan serupa disampaikan Suhendar, seorang pedagang cilok keliling yang kerap melintas di kawasan tersebut. Ia mengaku harus ekstra hati-hati, bahkan memilih menepi ke bahu jalan karena kontur jalan yang rusak dan tidak rata.

"Repot buat pedagang yang menggunakan gerobak, apalagi kalau dagangan penuh. Saya lewat sini kalau dagangan sisa sedikit lagi, kalau dagangan penuh muter ke Jalan Sumbawa," ujar Suhendar.

Sama seperti Dini, Suhendar berharap jalan tersebut segera diperbaiki secara menyeluruh agar tidak kembali rusak dalam waktu singkat.

"Diharapkan diperbaiki, diaspal semuanya, jangan ditambal aja, khawatirnya rusak lagi," pungkasnya.




(wip/dir)

Berita Terkait

 

 

 

 

 

 

 

 


Hide Ads