Tim Disaster Victim Identification (DVI) Polda Jawa Barat merilis perkembangan terbaru identifikasi jenazah korban longsor di Kecamatan Cisarua, Kabupaten Bandung Barat.
Hingga hari keempat pencarian, Posko DVI Polda Jabar telah menerima total 50 kantong jenazah, menyusul tambahan 10 kantong pada Selasa (27/1).
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
Kabid Humas Polda Jabar Kombes Pol Hendra Rochmawan mengatakan, dari jumlah tersebut, empat jenazah kembali berhasil diidentifikasi melalui proses post-mortem dan ante-mortem.
"Total 34 korban berhasil diidentifikasi, bertambah dari sebelumnya 30 korban," ujar Hendra, Kamis (28/1).
Berikut identitas empat korban yang baru teridentifikasi:
1. Awang Sih (70), teridentifikasi melalui properti dan pemeriksaan medis gigi.
2. Wati alias Enok (58), teridentifikasi berdasarkan sidik jari dan tanda medis.
3. Bayu Nur Cahaya (33), laki-laki, teridentifikasi melalui sidik jari dan data odontologi.
4. Epon (30), perempuan, teridentifikasi berdasarkan sidik jari, gigi, dan data medis.
"Tim DVI Polda Jabar memastikan proses identifikasi terus berlanjut hingga seluruh korban teridentifikasi," jelas Hendra.
Lantaran masih ada kantong jenazah yang belum diproses, tim DVI bekerja hingga malam hari, sebagaimana prosedur pada hari-hari sebelumnya.
"Polda Jabar mengimbau masyarakat bersabar menunggu informasi resmi. Kami berkomitmen melakukan identifikasi secara profesional, teliti, dan mengedepankan aspek kemanusiaan," pungkasnya.
Simak Video "Video: 35 Rumah di Cisarua Hilang Tertimbun Longsor, 155 Orang Terdampak"
[Gambas:Video 20detik]
(wip/mso)
