Polda Jawa Barat kembali menunjukkan komitmen dalam mendukung program ketahanan pangan. Kali ini, jagung dan uwi ungu jadi andalan institusi di Tanah Pasundan itu sebagai program pemberdayaan.
Lewat program ini, kiprah Polda Jabar menorehkan catatan membanggakan. Belum lama ini, Presiden Prabowo Subianto menganugrahkan penghargaan yang diterima Kapolda Jabar Irjen Rudi Setiawan atas kontribusi mendukung swasembada pangan komoditas jagung pada 2025.
Kini, program ketahanan pangan ini kembali dijalankan pada 2026. Rencananya, Polda Jabar akan memulai penanaman serentak komuditas jagung di lahan seluas 750 hektare dan uwi ungu di lahan seluas 2 hektare.
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
Kapolda Jabar Irjen Rudi Setiawan melalui Kepala Biro SDM Polda Jabar Kombes Pol Fadli Samad mengatakan, proyek percontohan penanaman jagung dan uwi ungu telah dimulai di Cikalong Wetan, Kabupaten Bandung Barat. Program ini disiapkan dengan pemanfaatan lahan milik PTPN dan Perhutani.
"Kami menargetkan capaian penanaman jagung hingga 500 hektare. Lalu untuk uwi ungu, target kami bisa penanamannya bisa mencapai 2 hektare," katanya, Rabu (28/1/2026).
Program ini nantinya secara simbolis akan diresmikan Kapolda Jabar Irjen Rudi Setiawan pada Kamis (29/1/2026). Kemudian, program ketahanan pangan tersebut bakal memperdayakan petani lokal, sekaligus memfasilitasi hasil panennya mendatang.
Fadli menambahkan, program ini melibatkan Bintara Kompetensi Khusus (Bakomsus) sebagai penggerak utamanya. Nantinya, penanaman jagung ditarget bisa mencapai 500 kilogram, sementara uwi ungu mencapai 8.000 bibit pada akhir Februari 2026.
"Harapan kami, program ini dapat menjadi contoh jajaran dan motivasi bagi para petani untuk mengembangkan komoditas pangan baru yang berpotensi meningkatkan kesejahteraan," pungkasnya.
Simak Video "Pemerintah dan BI Luncurkan GPIPS untuk Ketahanan Pangan Nasional"
[Gambas:Video 20detik] (ral/mso)
