AM (27), pria yang diduga melakukan penipuan terhadap puluhan calon pengantin di Garut, dilaporkan hilang oleh keluarganya setelah kasus tersebut mencuat ke publik. Polisi kini tengah melakukan penyelidikan mendalam terkait laporan tersebut.
Kasat Reskrim Polres Garut AKP Joko Prihatin menyebutkan, sejauh ini ada tiga korban yang telah resmi melapor ke Sat Reskrim Polres Garut.
"Sejauh ini ada tiga korban yang melapor," ungkap Joko kepada wartawan di Polres Garut, Selasa (13/1/2026).
Kasus dugaan penipuan oleh oknum wedding organizer (WO) ini viral setelah para korban bersuara di media sosial. Para korban menyebut, ada lebih dari 40 calon pengantin dan vendor pernikahan yang terdampak, dengan total kerugian materiil mencapai lebih dari Rp500 juta.
Joko menuturkan, hasil penelusuran sementara menunjukkan ada sekitar 19 korban yang kini terdata, dengan tiga di antaranya sudah melapor secara resmi ke polisi.
"Tiga pelapor ini tanggal pernikahannya sudah lewat. Mereka tetap menggelar acara dengan biaya ganda karena uang yang seharusnya digunakan untuk membayar vendor dibawa kabur oleh pihak WO," kata Joko.
"Sedangkan 16 korban lainnya sudah menyetor uang muka (DP) kepada terduga pelaku, namun tanggal pernikahannya belum tiba," tambahnya.
Total kerugian dari tiga korban yang melapor mencapai Rp70 juta. Joko menegaskan bahwa kasus tersebut kini dalam penanganan intensif pihak kepolisian.
Simak Video "Video: Polda Jatim Bongkar Modus Skema Segitiga Penipuan Jual-Beli Mobil"
(mso/mso)