Duel big match Persib Bandung kontra Persija Jakarta pada pekan terakhir putaran pertama Liga 1 2024/2025 akan tersaji di Stadion Gelora Bandung Lautan Api (GBLA), Gedebage, Kota Bandung, Minggu (11/1/2026) sore.
Menjelang laga sarat rivalitas tersebut, Polda Jawa Barat menjamin pengamanan dilakukan secara maksimal. Kapolda Jabar Irjen Pol Rudi Setiawan menegaskan, pihaknya mengambil alih langsung komando pengamanan yang sebelumnya berada di bawah wewenang Polrestabes Bandung.
Baca juga: Persija Bakal Naik Rantis ke Stadion GBLA |
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
"Saya menganalisis bahwa ini bukan pertandingan biasa. Ada rivalitas tinggi antara Persib dan Persija, sehingga hasil penilaian kami menunjukkan adanya potensi gangguan keamanan," ujar Rudi saat memberikan keterangan.
Menurutnya, pengambilalihan ini bertujuan agar pengelolaan keamanan berjalan lebih optimal. Sebab, fokus pengamanan tak hanya berada di dalam stadion, tetapi juga menyisir area luar hingga sejumlah titik vital lainnya di Bandung.
"Saya sebagai Kapolda mengambil alih komando agar pengamanan lebih terkendali. Mengapa? Karena objek pengamanan bukan hanya Stadion GBLA, tapi juga hotel dan pusat keramaian. Ini memerlukan tambahan personel, peralatan, serta kewenangan yang lebih luas," jelasnya.
Rudi menambahkan, pengamanan ketat diberlakukan mulai sebelum, selama, hingga pascalaga. Dalam pelaksanaannya, Polda Jabar menggandeng Pemerintah Provinsi Jawa Barat, pemerintah kabupaten/kota, hingga jajaran polres di wilayah hukum Jawa Barat.
"Kami bekerja sama dengan pemerintah provinsi dan pemangku kepentingan lainnya. Kami menyelenggarakan nonton bareng di beberapa daerah. Bahkan, beberapa polres dan polsek menyediakan hadiah serta makanan agar masyarakat bisa menonton di wilayah masing-masing tanpa harus seluruhnya datang ke stadion," ungkap Rudi.
Ia menegaskan hanya penonton bertiket resmi yang diperbolehkan masuk ke area Stadion GBLA. Hal tersebut dilakukan demi menjaga keamanan dan kenyamanan bersama selama pertandingan berlangsung.
"Tentunya yang datang ke sini harus memiliki tiket karena jumlahnya terbatas. Kami berharap kedua klub menyajikan permainan terbaik sehingga, insya Allah, situasi tetap kondusif," pungkasnya.
(iqk/iqk)
