Suasana Pasar Karlis Tasikmalaya mendadak gempar. Sebuah warung semi permanen di kawasan Pasar Karlis, Kelurahan Argasari, Kecamatan Cihideung, Kota Tasikmalaya, terbakar pada Kamis pagi, (8/1/2026).
Peristiwa kebakaran tersebut diduga kuat dipicu kebocoran tabung gas saat aktivitas memasak. Andri pemilik warung mengatakan kebakaran terjadi saat dirinya sedang memasak.
Kemudian terjadi kebocoran gas yang sedang dipakai sehingga memantik kobaran api yang berkobar hebat. Khawatir terjadi rambatan api, dia langsung menghubungi Damkar Kota Tasikmalaya untuk dilakukan pemadaman.
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
Koordinator Lapangan Damkar Kota Tasikmalaya, Hendrik Setiana, mengatakan laporan kebakaran diterima petugas sekitar pukul 07.33 WIB.
Dua unit armada pemadam langsung diberangkatkan dan tiba di lokasi tujuh menit kemudian.
"Api berhasil dipadamkan dalam waktu sekitar lima menit setelah proses pemadaman dimulai, lalu dilanjutkan pendinginan hingga pukul 08.00 WIB," ujarnya.
Menurut Hendrik, objek yang terbakar merupakan bangunan semi permanen milik Andri dengan luas area terbakar sekitar 2x3 meter. Api sempat menjalar ke seluruh sisi bangunan, menyebabkan tingkat kerusakan berat.
"Satu orang mengalami luka bakar, atas nama Epul, dan sudah dievakuasi ke RS Jasa Kartini," kata Hendrik.
Ia menilai respons cepat petugas berhasil mencegah kebakaran meluas ke bangunan lain di area pasar yang padat.
Namun di sisi lain, insiden ini kembali menegaskan tingginya risiko penggunaan tabung gas di lingkungan pasar tradisional tanpa pengecekan rutin.
"Kami mengimbau pedagang lebih waspada terhadap kondisi instalasi gas agar kejadian serupa tidak terulang," kata Hendrik.
Hingga kini, nilai kerugian akibat kebakaran tersebut masih dalam pendataan. Petugas Damkar Kota Tasikmalaya memastikan lokasi telah aman setelah dilakukan pengecekan menyeluruh sesuai prosedur operasional standar.
(yum/yum)










































