Sistem Parkir di Pantai Pangandaran Akan Dievaluasi

Aldi Nur Fadillah - detikJabar
Senin, 05 Jan 2026 17:00 WIB
Wisata Pangandaran (Foto: Aldi Nur Fadillah/detikJabar).
Pangandaran -

Penerapan sistem parkir di objek wisata Pangandaran perlu dievaluasi menyusul adanya perbedaan mekanisme penarikan retribusi bagi wisatawan. Kondisi ini memicu ketidakseragaman penarikan retribusi parkir di sejumlah titik.

Di Pantai Barat Pangandaran misalnya, retribusi parkir ditarik bersamaan dengan tiket masuk di gerbang utama, sehingga wisatawan tak perlu membayar lagi di lokasi. Sementara itu, penarikan parkir di Pantai Batukaras dilakukan langsung di kantong-kantong parkir. Perbedaan skema ini rupanya memicu kesalahpahaman bagi wisatawan.

Nurdiansyah (35), wisatawan asal Tasikmalaya, mengaku kaget saat dimintai uang parkir sebesar Rp 10 ribu di dalam kawasan Pantai Batukaras. Padahal, ia mengira tiket masuk senilai Rp 15 ribu yang dibayarnya di gerbang awal sudah termasuk biaya parkir.

"Sebab petugas di pintu masuk memberi tahu saya kalau tiket itu sudah termasuk parkir," kata Nurdiansyah kepada detikJabar, Senin (5/1/2026).

Menurutnya, saat hendak keluar dari Batukaras, ia justru dimintai uang parkir Rp 10 ribu dan diberi karcis tanpa cap Pemkab Pangandaran. "Kata petugasnya, karcisnya beda lagi. Akhirnya saya kasih Rp 10 ribu," ucapnya.

Ia kemudian melanjutkan perjalanan ke Pantai Madasari yang tiketnya terintegrasi dengan Pantai Batukaras. "Namun saat parkir, saya ditarik uang lagi tanpa ditunjukkan karcis berlabel Pemkab Pangandaran," keluhnya.

Dihubungi terpisah, Sekretaris Dinas Perhubungan Kabupaten Pangandaran, Ghanny Fahmi Basyah menjelaskan, retribusi parkir di Pantai Batukaras memang tidak ditarik di pintu masuk. "Kalau lahan parkir milik pemerintah di Legok Pari (Batukaras), penarikannya di zona parkir, bukan di depan," ujarnya.

Ia menegaskan, jika ada penarikan parkir di luar lahan pemerintah, dapat dipastikan itu dikelola pihak swasta. "Melihat karcisnya, itu berada di lahan yang bukan milik pemerintah," ucapnya.

Sementara itu, Petugas Retribusi Parkir Batukaras, Dasep Leo menilai keluhan tersebut kemungkinan muncul karena salah dengar atau kesalahpahaman informasi. "Sistem di Batukaras berbeda dengan Pantai Pangandaran. Hal itu selalu kami sampaikan kepada wisatawan," ungkapnya.

Bupati Pangandaran, Citra Pitriyami menyatakan persoalan parkir menjadi pekerjaan rumah (PR) pemerintah tahun ini, baik dari sisi sistem penarikan maupun penyediaan fasilitasnya. "PR kami tahun ini adalah pengelolaan parkir, mulai dari penyediaan kantong parkir hingga penerapan sistem penarikannya," ucap Citra.

Simak Video "Tantang Diri Melompat dari Batu Tinggi di Pangandaran"


(mso/mso)
Berita Terkait
Berita detikcom Lainnya
Berita Terpopuler

Video

Foto

detikNetwork