Kabel di Trotoar Cijagra Bandung Jadi 'Jebakan' Pejalan Kaki

Kabel di Trotoar Cijagra Bandung Jadi 'Jebakan' Pejalan Kaki

Shifa Lupiah Ajijah - detikJabar
Minggu, 04 Jan 2026 04:30 WIB
Kabel di Trotoar Cijagra Bandung Jadi Jebakan Pejalan Kaki
Kabel di trotoar kawasan Cijagra, Kota Bandung. (Foto: Shifa Lupiah Ajijah/detikJabar)
Bandung -

Di kawasan Jalan Buah Batu hingga area Cijagra, ada area trotoar yang kini dipenuhi gulungan kabel fiber optik bekas. Hal ini jadi ancaman jadi pejalan kaki yang melintas.

Pantauan detikJabar, gulungan kabel berwarna hitam menumpuk tak beraturan. Bagi warga setempat, pemandangan ini sudah menjadi santapan sehari-hari.

SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT

Omod (60), seorang warga setempat, menuturkan tumpukan kabel ini adalah sisa dari pemutusan jalur kabel udara yang kini telah ditanam di bawah tanah.

"Itu kabel bekas jalur yang diperbaiki, sekarang kan ditanam di bawah tanah. Jadi yang di atas diputus-putusin, akhirnya berantakan kelihatannya," ungkap Omod.

ADVERTISEMENT

Masyarakat kini menunggu langkah konkret dari Pemerintah Kota Bandung. Jika penanganan dibiarkan lambat, warga khawatir tumpukan kabel ini akan terus menghiasi trotoar.

"Kami berharap agar ini segera dibereskan. Kalau enggak, ya kelihatannya berantakan," tegas Omod.

Ancaman utama dari kabel yang berserakan ini bukan sekadar ketidaknyamanan visual, melainkan risiko kecelakaan fisik. Di kawasan tersebut, Yusuf (46), seorang pejalan kaki menyoroti potensi bahaya yang mengintai, terutama saat matahari terbenam.

"Walaupun ini bukan kabel setrum, tapi bahaya juga untuk pejalan kaki. Apalagi kalau kebetulan lagi malam, kan enggak kelihatan," ujar Yusuf.

Iko (23), warga lainnya, juga menegaskan belum ada tindakan pembersihan yang signifikan. "Saya orang sini, jadi tiap hari lewat. Kalau dilihat-lihat, ya tetap ada saja tumpukan kabelnya, belum ada perubahan, belum diangkut," keluhnya.

Ia menambahkan, keberadaan kabel bekas ini sangat mengganggu estetika dan menghalangi fungsi utama trotoar. "Kalau orang lagi buru-buru, nanti bisa tersandung. Sangat berbahaya," ucapnya.

(orb/orb)


Berita Terkait

 

 

 

 

 

 

 

 


Hide Ads