Warga Singapura Heran Ada Gerombolan Lele Beracun di Kanal Perumahan

Kabar Internasional

Warga Singapura Heran Ada Gerombolan Lele Beracun di Kanal Perumahan

Muhammad Lugas Pribady - detikJabar
Minggu, 04 Jan 2026 05:30 WIB
Warga Singapura Heran Ada Gerombolan Lele Beracun di Kanal Perumahan
Gerombolan ikan lele di kanal Canberra Street, SingapuraFoto: (Tangkapan layar)
Singapura -

Warga di kawasan permukiman Canberra, Singapura, dibuat penasaran oleh pemandangan tidak lazim di saluran air setempat. Aliran kanal tampak dipenuhi ribuan ikan lele yang bergerombol dalam satu area.

Peristiwa itu terekam dalam sebuah video yang diunggah oleh akun Regine Tan di grup Facebook Singapore Wildlife Sightings pada Rabu (10/12/2025).

Dalam unggahannya, Tan mengaku kaget melihat jumlah ikan yang sangat banyak berkumpul di lokasi tersebut.

SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT

"Apakah itu ikan lele? Mereka mau pergi ke mana?" tulis Tan dilansir dari mothership, Minggu (14/12).

Menanggapi rekaman tersebut, ahli satwa liar Ivan Kwan menduga kawanan ikan itu merupakan ikan lele laut sagor. Dugaan tersebut selaras dengan riset Universitas Nasional Singapura (NUS) yang menyebut spesies ini kerap dijumpai di kanal atau saluran air yang memiliki koneksi langsung dengan laut.

ADVERTISEMENT
Aktivitas memancing ikan sembalang atau lele lautFoto: Syahdan Alamsyah/detikJabar

Punya Duri Beracun

Berdasarkan keterangan dari Wild Singapore, ikan lele laut sagor biasanya bergerak menuju perairan yang lebih dalam ketika air laut sedang surut. Spesies ini juga dikenal memiliki duri beracun, sehingga masyarakat diingatkan agar tidak mencoba menyentuh atau mengangkatnya.

"Duri mereka beracun dan sengatannya bisa sangat menyakitkan serta bisa bertahan cukup lama," tulis Wild Singapore.

Selain kemunculan ikan lele, warga lain turut melaporkan adanya kawanan serangga di sekitar kanal tersebut. Salah seorang warga menyebut hampir setiap hari melihat serangga-serangga itu beterbangan bolak-balik di sepanjang sungai dari kediamannya di Canberra Street.

Sejumlah pengguna media sosial yang menyaksikan video itu juga menyoroti kejernihan air kanal. Mereka menilai kondisi air yang bersih menandakan saluran tersebut masih layak menjadi habitat bagi berbagai satwa liar.

Kejadian ini mengingatkan pada fenomena di beberapa kota di Jepang, di mana ikan koi dapat hidup di saluran air terbuka yang dialiri mata air alami berkat kualitas air yang tetap terjaga.

Artikel ini telah tayang di detikTravel

(yum/yum)


Berita Terkait

 

 

 

 

 

 

 

 


Hide Ads