Polisi Belum Periksa Sopir Elf Maut Sumedang, Masih Jalani Perawatan

Polisi Belum Periksa Sopir Elf Maut Sumedang, Masih Jalani Perawatan

Dwiky Maulana Vellayati - detikJabar
Minggu, 02 Nov 2025 12:56 WIB
Kondisi kendaraan elf yang terguling di Tanjakan Cae, Sumedang
Kondisi kendaraan elf yang terguling di Tanjakan Cae, Sumedang (Foto: Dwiky Maulana Vellayati/detikJabar)
Bandung -

Polisi belum bisa memeriksa Dedeng, sopir minibus elf merah yang terlibat kecelakaan maut di Tanjakan Cae, Kecamatan Wado, Kabupaten Sumedang. Dedeng diketahui mengalami luka-luka dan saat ini masih menjalani perawatan medis di rumah sakit.

"Belum (diperiksa), karena kondisi sopir masih dalam perawatan di rumah sakit," ujar Kasat Lantas Polres Sumedang AKP Dini Kulsum Mardiani kepada detikJabar, Minggu (2/11/2025).

Dini menuturkan, pihaknya berencana melakukan olah tempat kejadian perkara (TKP) pada Senin (3/11/2025) bersama sejumlah instansi terkait. Selain olah TKP, pemeriksaan juga akan difokuskan pada kondisi jalan di sekitar lokasi kecelakaan.

SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT

"Besok olah TKP, bersama Dishub dan PUPR juga untuk mengecek lokasi sekalian evaluasi sarana prasarana jalan," katanya.

Kronologi Kecelakaan

Sebelumnya, AKP Dini menjelaskan bahwa peristiwa nahas tersebut terjadi pada Sabtu (1/11/2025) sekitar pukul 20.10 WIB. Kecelakaan bermula ketika kendaraan Elf bernomor polisi E-7566-KC yang dikemudikan Dedeng melaju dari arah Malangbong, Garut menuju Sumedang.

ADVERTISEMENT

"Kronologinya, rombongan ini melakukan perjalanan ziarah dengan menggunakan dua unit elf long. Saat melewati jalan menurun, kendaraan yang ditumpangi korban, Elf Long Nopol E-7566-KC, mendahului Elf Long Nopol E-7740-AA," ujar Dini.

Namun, setelah mendahului rombongan elf lain yang berada di depannya, sopir diduga tidak mengetahui medan jalan hingga akhirnya kendaraan terguling di jalan raya.

"Diduga sopir Dedeng tidak mengetahui medan jalan, dan saat memasuki tikungan tidak dapat mengendalikan kendaraan sehingga mengakibatkan kecelakaan tunggal," jelas Dini.

Akibat kecelakaan tersebut, empat orang meninggal dunia, sementara belasan penumpang lainnya mengalami luka-luka. Sejumlah korban luka masih menjalani perawatan di RSUD Umar Wirahadikusumah Sumedang.




(tya/tya)
Berita Terkait

 

 

 

 

 

 

 

 


Hide Ads