Kampus Unpas Diberondong Gas Air Mata, 48 Sisa Proyektil Ditemukan

Wisma Putra - detikJabar
Selasa, 02 Sep 2025 09:17 WIB
Penampakan sisa proyektil gas air mata di Kampus UNPAS (Foto: Wisma Putra/detikJabar)
Bandung -

Kampus Universitas Pasundan atau UNPAS Bandung yang berada di Jalan Tamansari, Kota Bandung diberondong tembakan gas air mata oleh petugas.

Hal tersebut terjadi pascaaksi demonstrasi yang terjadi di Gedung DPRD Jawa Barat, Senin (1/9) kemarin.

Saat massa aksi dipukul mundur oleh pihak kepolisian dari kawasan DPRD, masa berlarian ke arah Jalan Sulanjana, Jalan Tamansari dan masuk ke kampus UNPAS. Massa aksi yang telah berada di dalam kampus, kemudian ditembaki gas air mata dari luar kampus.

"Tembakannya dari luar, langsung ke gedung, termasuk ada kaca pecah, jumlahnya 48 (sisa proyektil gas air mata)," kata Kanit Keamanan Kampus UNPAS Rosid, Selasa (2/9/2025).

Saat ini, sisa proyektil gas air mata ini sudah dikumpulkan di Pos Pengamanan Kampus UNPAS sebagai barang bukti. Rosid sebut, mahasiswa yang masuk ke UNPAS bukan hanya mahasiswa UNPAS saja, tapi banyak mahasiswa lainnya.

"Karena ini jadi titik kumpul, jadi bukan mahasiswa UNPAS saja yang start ke Gasibu dari sini. Jadi tujuannya kemarin Gedung DPRD, jadi kumpul di sini bukan mahasiswa UNPAS saja, tapi dari berbagai universitas yang dekat di Bandung," ujarnya.

"Jadi pimpinan mengintruksikan kepada kami melalui ajudannya silahkan dibuka saja untuk kemanusiaan, tapi hanya korban yang bisa masuk ke kampus karena KSR PMI sudah siap dari tanggal 30 Agustus. Tapi kenyataannya kemarin bukan korban saja yang ke sini, karena dipukul mundur, jadi semua larinya ke sini dan pada diam di sini sampai larut malam," tuturnya.

Rosid menyebut, semalam ada lebih dari 100 orang berlari ke dalam kampus UNPAS.

"Lebih dari 100 orang, yang pingsan 12 orang," ucapnya.

Disinggung tembakan gas air mata itu dipicu akibat lemparan bom molotov, Rosid menyebut tak ada lemparan Molotov dari dalam kampus ke arah luar.

"Enggak kalau di sini, tapi kalau di sana (arah UNISBA) saya tidak tahu kejadiannya. Kalau di sini mah enggak," pungkasnya.

Penjelasan Polisi




(wip/yum)

Berita Terkait
Berita detikcom Lainnya
Berita Terpopuler

Video

Foto

detikNetwork