Rumah Eko Patrio Dijarah Massa di Jakarta Selatan

Kabar Nasional

Rumah Eko Patrio Dijarah Massa di Jakarta Selatan

Jabbar Ramdhani - detikJabar
Sabtu, 30 Agu 2025 23:44 WIB
Kulineran Seru Eko Patrio Saat Liburan ke Thailand dan Jepang
Eko Patrio (Foto: Instagram @ekopatriosuper)
Jakarta -

Sebuah video yang beredar luas di media sosial mengklaim bahwa rumah politikus Partai Amanat Nasional (PAN), Eko Hendro Purnomo atau yang lebih dikenal sebagai Eko Patrio, telah dijarah oleh massa. Kejadian berlangsung di kediamannya yang terletak di kawasan Setiabudi, Jakarta Selatan.

Dalam video tersebut, terlihat sejumlah orang membawa keluar barang-barang dari rumahnya. Kapolres Metro Jakarta Selatan Kombes Nicolas Ary Lilipaly membenarkan kabar tersebut dan menyatakan situasi sudah terkendali.

"Iya benar. Sudah (kondusif)," kata Nicolas, sebagaimana dilansir detikcom (baca selengkapnya di sini), Sabtu (30/8/2025).

SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT

Penjarahan ini terjadi pada petang tadi di Jalan Denpasar Raya, Kuningan Timur, Setiabudi, Jakarta Selatan. Sampai saat ini, belum ada rincian pasti mengenai kronologi kejadian ataupun barang-barang apa saja yang diambil oleh massa.

ADVERTISEMENT

Untuk memastikan keamanan, petugas gabungan dari kepolisian dan TNI hadir di lokasi. "Iya. TNI-AD dan Polri bersama memastikan situasi kondusif," ujar Nicolas.

Kejadian penjarahan sebelumnya berlangsung di rumah politikus NasDem, Ahmad Sahroni, di Tanjung Priok, Jakarta Utara. Dalam insiden tersebut, beberapa barang berharga Sahroni dijarah massa.

Eko Patrio Minta Maaf

Anggota DPR RI Eko Hendro Purnomo atau Eko Patrio menyampaikan permintaan maaf via akun Instagramnya @ekopatriosuper.

Dalam unggahan video yang dilihat detikcom, Sabtu (30/8/2025). Eko menyampaikan permohonan maaf didampingi oleh anggota DPR Sigit Purnomo Said alias Pasha Ungu.

"Dengan penuh kerendahan hati saya Eko Patrio menyampaikan permohonan maaf yang sedalam-dalamnya kepada masyarakat atas keresahan yang timbul akibat perbuatan yang saya lakukan," kata Eko.

Dia memastikan mendengar seluruh kekecewaan masyarakat. Ia pun menyadari situasi belakangan yang menyakiti masyarakat.

"Saya mendengar seluruh aspirasi masyarakat mengenai kekecewaan yang ada, saya menyadari sepenuhnya bahwa situasi ini membawa luka bagi bangsa, terlebih bagi keluarga korban yang kehilangan orang tercinta, maupun yang harus menanggung penderitaan akibat benturan yang terjadi," tutur Eko.

Eko pun memastikan tidak berniat untuk memperkeruh keadaan. Dia juga berjanji akan lebih berhati-hati dan menjadi anggota DPR yang lebih baik lagi.

"Tidak sedikitpun terbesit niat dari saya untuk memperkeruh keadaan, tentunya ke depan saya akan lebih hati-hati dalam bersikap dan juga menyampaikan pendapat. Saya berkomitmen untuk sungguh-sungguh menjalankan peran saya sebagai wakil rakyat dengan ketulusan, keberanian, dan tetap menjaga sumpah yang telah saya ikrarkan," ujar dia.

"Saya berharap permohonan maaf ini dapat diterima, sekaligus menjadi pengingat dan refleksi bagi saya untuk terus memperbaiki diri dalam menjalankan amanah serta tanggung jawab yang diberikan. Mari bersama-sama kita rawat persatuan dan kedamaian bangsa, sekali lagi saya Eko Patrio mohon maaf yang sebesar-besarnya," tutur Eko Patrio.




(bbp/bbn)

Berita Terkait

 

 

 

 

 

 

 

 


Hide Ads