Gedung Hana Bank yang berada di Jalan Ir.H.Juanda Kota Bandung kembali menjadi sorotan setelah beberapa bidang dinding dan kaca bagian luarnya dipenuhi coretan.
Aksi vandalisme tersebut terjadi di tengah aksi demonstrasi solidaritas untuk almarhum Affan dan protes kenaikan tunjangan DPR RI yang berlangsung di sekitaran gedung DPRD Jawa Barat, Jumat (29/8/2025) hingga Sabtu dini hari. Hana Bank berjarak sekitar 500 meter dari gedung DPRD Jabar.
Malangnya, aksi vandalisme tersebut terjadi ketika bangunan tersebut masih dalam tahap renovasi imbas kerusakan parah yang ditimbulkan dari kebakaran pada Maret lalu, di tengah aksi demonstrasi penolakan RUU TNI.
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
Renovasi yang sudah berjalan sejak Maret dan hampir rampung kini harus ditambah dengan pekerjaan pembersihan coretan di hampir seluruh sisi luar bangunan. Meski demikian, tidak ditemukan kerusakan lebih lanjut pada bagian dalam gedung.
Endang, salah seorang pekerja renovasi yang ditemui di lokasi, menceritakan bahwa aksi vandalisme itu terjadi pada malam hari.
Sejumlah orang datang dan melakukan corat-coret pada dinding serta kaca. Namun, aksi mereka tidak berlanjut karena berhasil dihalau pekerja renovasi yang bermalam di dalam gedung.
"Awalnya mereka coret-coret dan mau masuk ke dalam. Tapi mungkin karena ada orang yang jaga dan tidur di sini, jadi bisa dihalau," ujar Endang ketika ditemui di lokasi.
Ia mengatakan petugas renovasi pun memohon agar massa aksi tak melanjutkan aksinya mengingat gedung masih berada dalam tahap renovasi.
"Yang jaga bilang, 'tolong kita ini dari jauh, dari Garut, kerja untuk renovasi'," ungkap Endang.
![]() |
Menurut Endang, kondisi gedung saat ini memang belum sepenuhnya selesai diperbaiki. Sejak Maret, pengerjaan renovasi terus berjalan, mulai dari perbaikan struktur hingga dinding baru. Saat ini, proses renovasi hanya menyisakan pekerjaan plafon.
"Belum selesai, jadi belum ada aktivitas kantor yang berlangsung karena masih renovasi. Semua pekerjaan masih difokuskan di renovasi," jelasnya.
Endang menegaskan bahwa kondisi bangunan secara keseluruhan tidak mengalami kerusakan tambahan. Coretan itu dinilai masih bisa dibersihkan tanpa perlu penggantian material.
"Ini masih bisa dibersihkan, tidak perlu diganti baru. Ya hanya nambah kerjaan saja," ucapnya.
Gedung Hana Bank sebelumnya juga pernah mengalami kerusakan berat akibat kebakaran pada Jumat, 21 Maret 2025. Peristiwa itu terjadi di tengah aksi demonstrasi menolak RUU TNI di sekitar lokasi.
Kala itu, api baru berhasil dipadamkan pada Sabtu, 22 Maret dini hari sekitar pukul 03.30 WIB setelah menghanguskan sebagian besar bangunan.
Akibat kebakaran tersebut, kaca gedung pecah berserakan di jalanan sekitar, sementara bagian dalam gedung rusak parah. Sejak saat itu hingga saat ini, aktivitas kantor Hana Bank berhenti total dan fokus dialihkan pada proses perbaikan gedung.
(yum/yum)