Massa bertindak beringas saat demo di depan kantor DPRD Jawa Barat (Jabar). Setelah tuntutan aksi mereka tak didengar, massa kemudian mengincar sebuah rumah yang diketahui merupakan mess MPR RI hingga hangus dibakar.
Mess MPR RI itu terletak di seberang kantor DPRD Jabar, tepatnya di Jalan Dipenogoro, Kota Bandung. Sebelum dibakar, massa sempat merusak rumah itu sembari melemparkan bom molotov.
Detik-detik ketegangan saat mess MPR RI itu dibakar pun turut diceritakan salah seorang tetangga bernama Maya. Wanita yang menjadi ART di rumah itu sempat terjebak saat massa secara membabi buta datang, lalu membakar aset negara tersebut.
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
Kepada wartawan, Maya bercerita saat itu dia sedang bersembunyi karena dilanda ketakutan di lantai dua. Tak lama, ada sejumlah orang yang terdengar menggedor rumahnya dan meminta Maya untuk segera keluar menyelamatkan diri.
"Saya ditolong sama yang masuk. Mereka gedor-gedor pintu rumah bawah pas saya lagi di atas," katanya, Jumat (29/8/2025)
Maya sebetulnya kerap menghadapi situasi seperti ini saat massa datang ke kantor DPRD Jabar atau Gedung Sate untuk berunjuk rasa. Namun kemudian, ia tak menyangka massa kali ini bertindak beringas dengan membakar rumah.
"Kedengaran teriak di luar gitu tapi kan ga tahu ada kebakaran. Pas udah kunci semua pintu saya ke atas. Nah ga lama itu ada orang gedor-gedor," ujar Maya.
Dia sudah sembilan tahun bekerja di rumah tersebut, sementara sang pemilik tidak ada di Bandung dan lebih sering di Jakarta. Rumah nomor 17 tersebut selama ini digunakan untuk kamar kos.
Selain itu ada puluhan kucing yang berada di rumah ini dan belum diamankan. Saat berbincang dengan wartawan, Maya tak bisa menyembunyikan wajah kepanikan usai mess MPR RI itu dibakar.
"Pemilik sudah dikasih tahu. Yang takut ini ngerembet aja ke sini karena belum ada dampar (hingga pukul 18.30 WIB)," pungkasnya.
(ral/yum)