Sejumlah sepeda motor menjadi objek pembakaran yang dilakukan demonstran di depan kantor DPRD Jawa Barat (Jabar), Jumat (29/8/2025). Motor yang tak diketahui tuannya itu dibakar massa.
Berdasarkan penelusuran detikJabar, salah satu sepeda motor yang dibakar itu ialah berjenis Honda CRF. Hal itu terlihat dari bentuk rem cakram dan shock breaker sepeda motor CRF. Jika ditaksir, sepeda pabrikan Jepang itu seharga Rp 35 juta hingga Rp 39 juta.
Pantauan detikJabar hingga pukul 17.22 WIB, aksi unjuk rasa di depan kantor DPRD Jawa Barat (Jabar) semakin memanas. Massa memutuskan bertahan hingga sore hari dan berulang kali mencoba merangsek masuk ke gedung dewan.
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
Massa aksi yang terdiri dari mahasiswa, para pengemudi ojek online dan masyarakat umum ini telah membakar ban di deket gerbang DPRD Jabar. Bahan tersebut, menjadi simbol dari masa aksi sebagai bentuk perlawanan atas tuntutan yang mereka suarakan.
![]() |
Bahkan, ada satu unit motor yang turut dibakar massa saat aksi tersebut berjalan. Motor yang belum diketahui siapa pemiliknya itu dibakar di tengah Jalan Diponegoro, Kota Bandung.
Tak hanya itu saja. Sejumlah massa aksi juga melawan dengan cara melempar batu hingga bom molotov ke area dalam DPRD Jabar.
Hingga pukul 16.50 WIB, massa aksi tetap bertahan di depan kantor DPRD Jabar. Mereka masih berusaha menjebol gerbang sembari terus menyampaikan tuntutannya.
Demonstrasi ini awalnya sebagai aksi solidaritas terhadap tewasnya sopir ojek online, Affan Kurniawan yang meninggal setelah terlindas kendaraan taktis polisi.
(yum/yum)