Driver Ojol Asal Sukabumi Terluka Saat Demo Ricuh di Jakarta

Driver Ojol Asal Sukabumi Terluka Saat Demo Ricuh di Jakarta

Syahdan Alamsyah - detikJabar
Jumat, 29 Agu 2025 05:16 WIB
Aksi demo 28 Agustus berujung ricuh. Bentrokan juga pecah di Underpass Slipi, Jakarta, Kamis (28/8/2025).
Aksi demo 28 Agustus berujung ricuh di Jakarta. (Foto: Rifkianto Nugroho/detikcom)
Sukabumi -

Moh Umar Amarudin, seorang pengemudi ojek online (ojol) asal Kabupaten Sukabumi, Jawa Barat, luka-luka saat terjadi kericuhan demo di kawasan Petamburan, Jakarta, Kamis (28/8/2025). Pihak keluarga mengonfirmasi bahwa Umar sudah mendapatkan penanganan medis di RS Pelni, Jakarta.

"Iya, itu kakak saya. Kondisi kakak saya alhamdulillah sudah sadar. Namun, kita masih menunggu hasil rontgen. Saat ini di RS Pelni, dekat dari lokasi kejadian," ujar Yusuf saat dihubungi via telepon.

SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT

Menurut penuturan Yusuf, saat peristiwa terjadi, Umar tidak terlibat dalam aksi unjuk rasa. Umar yang sehari-hari mencari nafkah sebagai driver ojol di Jakarta, kata Yusuf, kebetulan sedang melintas di kawasan Petamburan ketika kerumunan massa mulai pecah.

ADVERTISEMENT

"Dia (Umar) lagi narik arah Petamburan. Begitu melihat kerusuhan, dia mampir ke masjid. Saat menyeberang jalan, dia ketabrak motor," tutur Yusuf.

Yusuf menceritakan, informasi mengenai insiden yang menimpa kakaknya itu diperoleh dari sesama pengemudi ojol yang berada di lokasi kejadian. Mereka langsung menolong Umar untuk dibawa ke RS Pelni.

"Langsung dibawa ke rumah sakit," kata Yusuf sambil menambahkan dia sempat dihubungi oleh komunitas perantau Sukabumi di Jakarta yang turut memberikan kabar tentang kondisi kakaknya tersebut.

Setelah mendapat kabar itu, Yusuf mencoba menghubungi Umar. Ponsel kakaknya sempat aktif namun tidak diangkat. Hingga Kamis malam, motor dan telepon genggam milik Umar belum ditemukan.

"Saya teleponin lagi sudah enggak aktif. HP enggak ada, motor juga enggak ada," ujarnya.

Yusuf memastikan Umar terluka akibat kejadian tersebut. Dia meluruskan kabar simpang siur soal keadaan kakaknya itu. Yusuf berharap sang kakak dapat segera pulih.

"Saya di RS Pelni masih menunggu kakak saya," ucap Yusuf.




(sya/bbn)

Berita Terkait

 

 

 

 

 

 

 

 


Hide Ads