Dapur Umum Siapkan Ratusan Porsi Nasi Bungkus untuk Korban Banjir Braga

Dapur Umum Siapkan Ratusan Porsi Nasi Bungkus untuk Korban Banjir Braga

Wisma Putra - detikJabar
Sabtu, 13 Jan 2024 17:59 WIB
Dapur Umum Siapkan Ratusan Porsi Nasi Bungkus untuk Korban Banjir Braga
Dapur umum yang menyiapkan makanan untuk korban banjir di kawasan Braga. (Foto: Wisma Putra/detikJabar)
Bandung -

Sabtu siang di Jalan Braga Kota Bandung, cuaca mulai langit kota kembang sudah telihat mendung. Di tengah keramaian Jalan Braga, sebuah dapur umum berdiri di halaman hotel yang ada di jalan tersebut, dapur umum itu didirikan untuk memasok makanan bagi korban banjir bandang akibat luapan Sungai Cikapundung yang terjadi, Kamis (11/1/2023) lalu.

Beragam peralatan memasak disimpan di depan mobil boks yang digunakan sebagai dapur umum. Panci dan wajan besar digunakan untuk memasak makanan bagi warga.

Selain itu, di samping dapur umum terlihat belasan ibu-ibu PKK yang sedang sibuk memotong sayur dan bumbu dapur. Sementara bapak-bapak yang ada di dapur umum itu, sibuk memotong dan menggoreng daging ayam.

SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT

Dua hari didirikan, dapur umum ini memproduksi ratusan porsi makanan yang nantinya disalurkan kepada korban banjir bandang. Makanan itu disalurkan setiap pagi, siang dan malam.

Ketua Tagana Dinsos Kota Bandung Romlah mengatakan, dapur umum ini disiagakan untuk memasok kebutuhan makanan korban banjir bandang. Dapur ini bersiaga, sesuai kebutuhan, karena selain dari Dinsos ada juga bantuan dari luar.

ADVERTISEMENT

"Kita lihat dulu (berdiri sampai kapa), kalau pasokan makanan dari luar sudah terpenuhi, tapi kita koordinasi dulu bagiamana kata kepala dinas," katanya kepada detikJabar, Sabtu (13/1/2024).

900 porsi nasi bungkus yang dibagikan dalam tiga waktu berbeda dibuat di dapur umum tersebut.

"Kita dalam sehari memberikan tiga kali makan, untuk saat ini karena dari awal sudah ada pemasok makanannya juga nasi box, jadi kita sehari 300 nasi bungkus untuk memenuhi masyarakat yang belum dapat bantuan dari luar. Pagi, siang, malam (disalurkan)," ujarnya.

Beragam menu, juga dibuat didapat umum ini, jadi dalam tiga waktu berbeda itu menunda beda-beda

"Menu macam-macam tergantung dari bahan dan kebutuhan juga, setiap hari beda-beda. Misalnya, pagi ini kita nasi kuning dengan telur balado, siang ada ayam asam manis, oseng buncis wortel, jadi tetap dibarengi dengan sayuran, malamnya ati ayam diungkeb dan mendoan," jelasnya.

Selain itu, Romlah menyebut pihaknya juga mendapatkan bantuan tenaga dari ibu-ibu PKK yang ada di Kecamatan Sumur Bandung. "Ini ada bantuan dari ibu PKK dan masyakarat sekitar sini," pungkasnya.




(wip/tey)


Berita Terkait

 

 

 

 

 

 

 

 


Hide Ads