Kabar Internasional

Mungkinkah Pendaratan di Bulan Bohong? Simak 5 Penjelasan Ini

Tim detikInet - detikJabar
Minggu, 16 Apr 2023 21:30 WIB
Potret pendaratan pertama di Bulan. (Foto: Getty Images)
Jakarta -

Pendaratan di Bulan yang dilakukan Neil Amstrong dan Edwain 'Buzz' Aldrin pada 1969 masih menjadi misteri hingga kini. Ada yang meyakini pendaratan menggunakan Apollo 11 itu benar-benar terjadi, tapi ada yang menganggapnya fiktif.

Namun, percaya atau tidak, ada sejumlah hal yang mendukung bahwa mereka dipastikan benar-benar mendarat di Bulan. Bahkan Lembaga Antariksa Amerika Serikat (NASA) kerap kali membantah tudingan pendaratan palsu tersebut.

Dikutip dari detikInet yang merangkum berbagai sumber, ini lima alasan jika pendaratan di bulan benar-benar terjadi.

1. Jumlah orang yang terlibat

Melansir IFL Science, diperkirakan ada 400.000 lebih orang yang terlibat dalam misi Apollo 11. Mereka direkrut untuk berbagai macam bagian, sehingga keahlian dibutuhkan. Karena itu, nampaknya sangat buang-buang anggaran untuk merekrut orang yang ahli jika hanya sekadar ingin membuat 'film palsu'.

Kalau pun memakai 'karyawan palsu', mampukah ratusan ribu orang tersebut menyimpan rahasia pendaratan di Bulan palsu? Mungkinkah semuanya menutup mulut secara kompak?

2. Sampel batuan

Misi Apollo 11 membawa pulang 380 kilogram batuan dan debu dari permukaan Bulan. Setelah diteliti, batuan tersebut memang memiliki konsistensi yang berbeda dengan batuan di Bumi.

Penelitian para ahli pun sudah dipublikasikan di jurnal. Ditambah lagi, sampel misi China Chang'E-5 beberapa tahun kemudian memiliki kecocokan dengan sampel yang dibawa dari misi Apollo 11.

3. Bantahan pakar

Salah satu teori konspirasi mempertanyakan soal bendera Amerika Serikat yang nampak berkibar di permukaan Bulan. Namun, pakar sempat menjelaskan hal ini.




(orb/orb)

Berita Terkait
Berita detikcom Lainnya
Berita Terpopuler

Video

Foto

detikNetwork
InsertLive
Kamis, 01 Jan 1970 07:00 WIB