Puskesmas di Bandung Masih Tunggu Kiriman Vaksin Booster Kedua

Puskesmas di Bandung Masih Tunggu Kiriman Vaksin Booster Kedua

Sudirman Wamad - detikJabar
Rabu, 25 Jan 2023 00:30 WIB
Situasi di Puskesmas Babakan Tarogong, Kota Bandung, Selasa (24/1/2023).
Situasi di Puskesmas Babakan Tarogong, Kota Bandung, Selasa (24/1/2023). (Foto: Sudirman Wamad/detikJabar)
Bandung -

Sejumlah Puskesmas di Kota Bandung masih menunggu kiriman vaksinasi COVID-19 untuk booster kedua atau dosis keempat. Proses vaksinasi booster kedua pun belum bisa dilakukan.

Kepala UPT Puskesmas Babakan Tarogong Fardhiyan Solichin mengaku ketersedian vaksin untuk booster kedua belum tersedia. "Karena belum ada vaksinnya. Tapi masyarakat sepertinya sudah tahu (info vaksinasi keempat)," kata Fardhiyan kepada awak media, Selasa (24/1/2023).

Ia mengatakan pelaksanaan vaksinasi untuk booster kedua kemungkinan bisa dilakukan pada pekan depan. Selama ini, dikatakan Fardhiyan, ketika sudah diumumkan akan dilaksanakan vaksinasi booster kedua, maka pengiriman vaksin bakal dipercepat.


Saat ini, Puskesmas Babakan Tarogong masih melaksanakan vaksinasi untuk dosis pertama, kedua dan ketiga. Fardhiyan mengatakan saat ini ketersedian vaksinasi di puskesmasnya hanya empat vial. "Hari ini tersisa empat vial lagi dan diprediksi habis," katanya.

Berbeda dengan Puskesmas Babakan Tarogong, di Puskesmas Sukagalih hari ini menyiapkan 11 vial untuk vaksinasi dari dosis pertama hingga keempat. Artinya, puskesmas ini sudah bisa melaksanakan vaksinasi untuk dosis keempat atau booster kedua.

"Total hari ini ada 60 orang yang tela mendaftar vaksinasi," kata Kepala UPT Puskesmas Sukagalih Galuh Widya.

Pendaftar vaksinasi di Puskesmas Sukagalih beragam, dari dosis pertama hingga booster kedua. "Jadi tergantung yang daftar, ada yang booster pertama, kedua. Bahkan, ada yang baru dosis pertama juga. Beda-beda," katanya.

Sementara itu, Wali Kota Bandung Yana Mulyana mengklaim ketersedian vaksin untuk booster kedua aman. Namun, Yana tak menyebut jumlah vaksin yang masih tersedia itu.

Yana juga mengklaim pelaksanaan vaksinasi booster kedua itu dilakukan serentak hari ini. Namun, di lapangan tak semua puskesmas telah menerima vaksin untuk booster kedua.

"Vaksin adalah ikhtiar menyelesaikan pandemi COVID-19. vaksin ketiga atau booster pertama sudah cukup lama, tentunya harus diulang dengan booster kedua atau vaksin keempat. Sehingga antibodi badan kita semakin baik, sehingga antisipasi penyebaran COVID-19 varian apapun," kata Yana di SOR Arcamanik.

"Insyallah siap. Serentak mulai hari ini," ucap Yana menambahkan.



Simak Video "Menkes Sebut Banyak Pasien Covid-19 Belum Booster"
[Gambas:Video 20detik]
(sud/dir)