Cerita dari Lokasi Pengungsian di Pemakaman Cianjur

Cerita dari Lokasi Pengungsian di Pemakaman Cianjur

Sudirman Wamad - detikJabar
Kamis, 24 Nov 2022 11:12 WIB
Lokasi pengungsian di Kampung Panumbangan, Cianjur.
Lokasi pengungsian di Kampung Panumbangan, Cianjur. (Foto: Sudirman Wamad/detikJabar)
Cianjur -

Penyintas gempa M 5,6 Kabupaten Cianjur, Jabar, mendirikan posko di atas tanah tempat pemakaman umum (TPU). Lokasi TPU ini dipilih karena dianggap aman sebab berada di ruang terbuka.

Posko pengungsian ini berada di RT 4 RW 2 Kampung Panumbangan, Desa Cibulakan, Kecamatan Cugenang, Kabupaten Cianjur. Empat tenda pengungsian berdiri di atas tanah yang dipersiapkan untuk TPU warga sekitar. Sudah ada seratusan makam di sekitar lokasi tenda pengungsian itu.

Ada dua makam baru di lokasi tersebut. Keduanya merupakan korban gempa. Dua makam baru itu berdampingan dengan posko pengungsian. Mumu (50), salah seorang tokoh masyarakat Kampung Panumbangan bercerita, salah seorang jenazah yang dimakamkan itu adalah kakak iparnya bernama Iil.


"Karena ini lokasi satu-satunya yang bisa kita manfaatkan untuk posko. Ini tanah TPU, sudah dijadikan TPU sekitar tiga tahunan," kata Mumu saat berbincang dengan detikJabar di posko pengungsian, Kamis (24/11/2022).

Mumu mengatakan posko pengungsian didirikan sejak hari pertama kejadian gempa bumi. Ia juga mengaku telah menerima bantuan logistik dan tenda. Ia menyebutkan sekitar 70 KK saat ini tinggal sementara di posko pengungsian.

Lokasi pengungsian di Kampung Panumbangan, Cianjur.Lokasi pengungsian di Kampung Panumbangan, Cianjur. Foto: Sudirman Wamad/detikJabar

Mumu menceritakan kondisi warganya mengalami trauma. Hingga kini, warga belum bisa tertidur nyenyak.

"Jam setengah enam malam pas hari pertama kejadian kita buka tenda di sini. Sore, karena kita menunggu tenda dan peralatan lainnya dulu waktu itu," kata Mumu.

"Sulit untuk tidur. Masih tidak terbayang bakal seperti ini. Kita mengungsi di sini," ucap Mumu menambahkan.

Menurutnya kebutuhan warga seperti MCK terbilang aman, meski alakadarnya. Namun, Mumu menyebut kelistrikan di kampungnya itu belum normal.

"Sementara kita pakai genset dulu. Sambil menunggu normal kembali," ucapnya.

Lokasi pengungsian di Kampung Panumbangan, Cianjur.Lokasi pengungsian di Kampung Panumbangan, Cianjur. Foto: Sudirman Wamad/detikJabar

Senada disampaikan Dedi (53). Ia merupakan penyintas yang sempat tertindih lemari saat kejadian gempa. Dedi dan warga lainnya bahu-membahu membangun posko.

"Ya memang ini disiapkan untuk makam. Sudah tiga tahunan, karena makam yang lama sudah padat," ucap Dedi.

(sud/orb)