Kenali Gejala Penyakit Jantung Bawaan pada Anak

Kabar Nasional

Kenali Gejala Penyakit Jantung Bawaan pada Anak

Tim detikHealth - detikJabar
Senin, 07 Nov 2022 05:00 WIB
penyakit jantung
Ilustrasi penyakit jantung (Foto: iStockphoto)
Jakarta -

Para orang tua sebaiknya waspada dengan beberapa tanda penyakit jantung bawaan (PJB). Hal itu demi bisa mencari langkah antisipasi untuk mencegah dampak buruk pada bayi.

Dilansir detikHealth, penyakit jantung bawaan (PJB) adalah jenis cacat lahir paling umum dan terjadi ketika jantung bayi tidak berkembang secara normal selama masa kehamilan. PJB dapat mengubah cara jantung dalam memompa darah atau membentuk lubang kecil.

Kondisi ini membuat darah mengalir terlalu lambat dan terhambat sepenuhnya. Dari penelitian di Indonesia, setidaknya 8 bayi dari 1.000 bayi yang lahir di Indonesia terkena PJB.


dr Radityo Prakoso, Sp.JP(K), FIHA, Dokter Spesialis Jantung dan Pembuluh Darah serta Ketua Pengurus Pusat Perhimpunan Dokter Spesialis Kardiovaskular Indonesia (PP PERKI) mengatakan, banyak orang tua tidak menyadari bayinya memiliki kelainan jantung bawaan bahkan hingga dewasa.

"Ternyata seperempat dari bayi yang lahir dengan PJB merupakan pengidap PJB kritis yang membutuhkan penanganan medis dalam satu tahun pertama," katanya dalam acara Konferensi Pers Peringatan Hari Jantung Sedunia yang diadakan Yayasan Jantung Indonesia, Rabu (28/9/2022).

Belum ada kepastian penyebab PJB. Namun, para ahli medis menduga ada perubahan gen atau kromosom yang memicu kelainan jantung pada bayi. Perubahan gen sendiri bisa terjadi karena banyak faktor seperti lingkungan, pola makan ibu serta ibu perokok.

Radityo menyebut salah satu tanda-tanda Penyakit Jantung Bawaan (PJB) adalah bayi tidak menangis sesaat setelah dilahirkan dan tubuhnya tampak bewarna kebiru-biruan. Meski begitu, tidak semua pengidapnya mengalami tanda-tanda khusus hingga dewasa.

"Biasanya bayi lahir nangis, ya. Namun, kalau bayinya lahir tidak menangis dan tampak kebiruan, kita harus curiga. Apakah ini mengidap penyakit jantung bawaan?" ucap dr Radityo.

Dikutip dari Medlineplus, tanda-tanda lain dari PJB pada bayi adalah:

-Aliran darah yang buruk.
-Sulit bernapas atau pernapasan yang terlalu cepat dibandingkan bayi pada umumnya.
-Tidak ingin menyusui karena kelelahan.
-Murmur jantung (suara detak jantung tidak normal).
-Sianosis, yaitu kondisi kuku dan bibir berwarna biru karena kekurangan oksigen.

Selain pada bayi, waspadai pula tanda-tanda PJB pada orang dewasa dikutip dari Mayo Clinic berikut ini:

-Gangguan irama jantung (aritmia).
-Sesak napas.
-Mudah lelah dengan aktivitas ringan.
-Pembengkakan di organ tubuh (edema).

Jika orang tua mendapati bayinya dalam kondisi tersebut, sebaiknya segera dilakukan penanganan lebih lanjut dan berkonsulasi dengan dokter. Dokter juga menyarankan untuk dilakukan skrining premarital dan konseling prenatal melalui analisis pola hidup dan faktor risiko.


Artikel ini telah tayang di detikHealth dengan judul Tanda-tanda Penyakit Jantung Bawaan, Kulit Kebiruan hingga Sesak Napas

(iqk/iqk)