Pembantaian puluhan kucing yang terjadi di Tasikmalaya membuat kelompok pencinta hewan meradang. Mereka akhirnya melaporkan kasus ini ke polisi dan berharap pelakunya bisa diusut tuntas.
Berikut rangkuman detikJabar mengenai 6 fakta aksi pembantaian kucing di Tasikmalaya yang berujung laporan ke polisi:
1. Terjadi di Dua Pasar
Pembantaian puluhan kucing di dua pasar di Kota Tasikmalaya, yakni Pasar Cikurubuk dan pasar Indihiang.
Ketua Tasikmalaya Peduli Kucing Rellys Irel menjelaskan berdasarkan temuan pihaknya, pembantaian 13 kucing ditemukan akhir pekan ini di Pasar Indihiang.
"Di Pasar Indihiang terjadi dalam dua hari berturut-turut, Jumat dan Sabtu kemarin," kata Rellys, Minggu (2/10/2022).
Seminggu sebelumnya, Rellys juga menemukan kasus serupa di Pasar Cikurubuk. Di pasar induk ini Rellys mengatakan pihaknya menemukan 8 kucing mati dengan kondisi digorok.
"Seminggu sebelumnya di Cikurubuk, 8 ekor mati," kata Rellys.
2. Dibunuh dengan Sadis
Belasan kucing ditemukan dalam keadaan yang mengenaskan. Ada yang disembelih, bahkan beberapa di antaranya ditemukan dalam kondisi organ dalamnya hilang.
Dalam kurun dua hari itu 13 kucing ini ditemukan mati mengenaskan dengan kepala dipenggal dan organ dalamnya hilang. "Kalau di pasar Indihiang ditemukan di blok daging. Mati semua, jeroannya hilang," kata Rellys.
3. Dua Kucing Berhasil Diselamatkan
Di pasar Cikurubuk, Rellys juga mengaku sempat menyelamatkan 2 kucing yang mengalami luka sayatan di perut.
"Ada 2 ekor yang berhasil kami selamatkan, sudah dioperasi karena ada luka di tubuhnya," kata Rellys.
Rellys mengatakan pembantaian kucing di pasar Cikurubuk dan pasar Indihiang relatif sama. Sama-sama digorok dan disayat bagian perutnya.
"Saya menduga pelakunya sama. Waktu ditemukannya pun sama, sekitar pukul 3 pagi," kata Rellys.
(ral/orb)