Jalan Terjal Remaja Tasik: Kerja Kuli Pasir demi Keluarga

Jalan Terjal Remaja Tasik: Kerja Kuli Pasir demi Keluarga

Tim berbuatbaik.id - detikJabar
Jumat, 30 Sep 2022 13:58 WIB
Riswan Remaja Tasikmalaya
Riswan, remaja kuli pasir di Tasikmalaya. (Foto: Tim berbuatbaik.id)
Tasikmalaya -

"(Saya) coba kuat-kuatin saja karena lihat adik-adik, gak tega lihatnya, gak ingin adik (hidup) begitu," kata Riswan menahan tangis kepada tim berbuatbaik.id.

Sejak umur 13 tahun, Riswan tidak seperti anak-anak yang menggenggam pena di sekolah, justru linggis lah yang ia pegang hingga membuat tangannya terluka. Remaja asal Tasikmalaya tersebut harus memikul beban sebagai tulang punggung keluarga.

Sejak orang tuanya meninggal, peran ayah berganti ke posisinya. Dia harus menghidupi dan tetap menyekolahkan tiga adiknya. Risman pun menjadi kuli pasir untuk mendapatkan pundi-pundi rupiah.


Setiap harinya ia harus menghadapi risiko dalam hal keselamatan dan keamanan dalam bekerja demi sesuap nasi bagi ketiga adiknya. Bekerja mengeruk pasir, bergelut dengan kerasnya tanah menjadi rutinitasnya kini. Tak ada hal lain yang membuat Riswan terus tegar dan semangat selain senyuman pada wajah adik-adiknya.

Tak ingin ketiga adiknya bernasib sama sepertinya, Riswan bekerja keras dengan sungguh-sungguh untuk membiayai sekolah ketiga adik, meski upah Rp 30 ribu per satu kali mengeruk tanah tidak cukup untuk biaya sekolah dan makan secara bersamaan.

Indri, adik pertama Riswan, bahkan mengaku mereka pernah terpaksa hanya makan nasi dan garam untuk menghemat upah kakaknya. "Pernah makan nasi doang, gak ada rasanya, (jadi) dipakein garam", kata Indri.

Donasi untuk Riswan

Masa kecil seharusnya menjadi masa-masa indah bagi anak-anak, namun tidak untuk Andri, Indri, dan Sandi. Mereka tak lagi bisa bermain bersama teman-teman usai sekolah, tak lagi bisa mendapat pelukan hangat dari orang tua usai sekolah. Bekerja untuk mencari uang lah yang harus mereka lakukan usai sekolah.

Riswan dan ketiga adiknya tersebut saat ini menghuni rumah hasil gotong royong warga sekitar. Atas kebaikan hati para warga Desa Tawangbanteng, Kampung Cintamperas, Tasikmalaya, dibangunlah rumah untuk Riswan dari hasil donasi yang dikumpulkan.

Riswan Remaja TasikmalayaRiswan, remaja kuli pasir di Tasikmalaya. (Foto: Tim berbuatbaik.id)

Tanah ini masih merupakan tanah pinjaman sehingga Riswan harus membelinya nanti. Mereka tidak tidur di atas kasur pada umumnya, melainkan hanya sebuah tikar tipis dengan satu bantal yang dipakai bertiga secara bersamaan.

Riswan dan adik-adiknya butuh rangkulan para Sahabat Baik demi masa depan yang lebih baik. Mari berikan kebaikan hati kalian dengan klik Donasi sekarang juga. Kabar baiknya, semua donasi yang diberikan seluruhnya akan sampai ke penerima 100% tanpa ada potongan.

Kamu yang telah berdonasi akan mendapatkan notifikasi dari tim kami. Selain itu, bisa memantau informasi seputar kampanye sosial yang diikuti, berikut update terkininya. Jika berminat lebih dalam berkontribusi di kampanye sosial, #sahabatbaik bisa mendaftar menjadi relawan. Kamu pun bisa mengikutsertakan komunitas dalam kampanye ini.

(bbn/bbn)