Program Buruan Sae Kota Bandung Dilirik Brasil dan Italia

Program Buruan Sae Kota Bandung Dilirik Brasil dan Italia

Sudirman Wamad - detikJabar
Jumat, 30 Sep 2022 01:31 WIB
Wakil Presiden Maruf Amin berkunjung ke lokasi urban farming atau buruan sehat alami ekonomis (SAE) di RW 3 dan RW 4, Kelurahan Pajajaran, Kecamatan Cicendo, Kota Bandung.
Buruan Sae Bandung (Foto: Wisma Putra/detikJabar).
Bandung -

Program Buruan Sae Kota Bandung rupanya dilirik sejumlah negara. Hingga September ini, ada dua negara yang melirik program tersebut.

"Bulan Oktober ini Kota Bandung diundang ke Rio De Janeiro Brasil untuk memaparkan program Buruan Sae," ujar Kepala Dinas Ketahanan Pangan dan Pertanian (DKPP) Kota Bandung Gin Gin Ginanjar dalam keterangan yang diterima detikJabar, Kamis (29/9/2022).

Gin Gin mengatakan pada 24-28 Oktober, Kota Bandung bakal bertandang ke Roma, Italia untuk memaparkan tentang program serupa. Totalnya, tujuh wilayah di Roma yang bakal dikunjungi untuk keperluan studi banding.


Gin Gin bersyukur program Buruan Sae bisa dilirik negara lain. DKPP juga menggelar Pesta DKPP Agrimarket, ada beragam produk olahan pertanian, perikanan, serta peternakan yang hadir dengan harga bersahabat. Sebanyak 75 tenan menjual hasil olahan baik itu pertanian, perikanan, maupun peternakan.

Program Agrimarket ini menjadi wadah produk Buran Sae. Pesta DKPP Agrimarket dibanderol 20-30 persen lebih murah dibanding harga pasaran.

Asisten Perekonomian dan Pembangunan Setda Kota Bandung Eric M. Attauriq menyebut, acara ini merupakan salah satu rangkaian Hari Jadi ke-212 Kota Bandung dan juga dalam rangka pemulihan ekonomi pasca pandemi COVID-19.

"Minggu-minggu ini, situasi pandemi COVID-19 di Kota Bandung sudah mengalami penurunan. Artinya, di masa-masa seperti saat ini, kita bisa mulai bangkit bersama," ujar Eric.

Eric menyebut hal ini membuktikan Buruan Sae menjadi satu inovasi andalan yang mampu meningkatkan ketahanan pangan sekaligus perekonomian di Kota Bandung.

Ia merasa gembira program Buruan Sae kini sudah mendunia. Selain itu, menurut Eric, program ini juga bisa diintegrasikan dengan kegiatan pemulihan ekonomi di Kota Bandung.

"Kendati betul-betul bukan penghargaan yang jadi tujuan utama, namun saya rasa apa yang kita lakukan ini sudah on the track dan sesuai dengan koridor ketahanan pangan kita," ucap Eric.

(sud/mso)