Tolong! Siswa Korban Banjir Cikaso Sukabumi Butuh Perlengkapan Sekolah

Tolong! Siswa Korban Banjir Cikaso Sukabumi Butuh Perlengkapan Sekolah

Syahdan Alamsyah - detikJabar
Rabu, 28 Sep 2022 10:45 WIB
Banjir Sukabumi.
Banjir Sukabumi (Foto: Istimewa).
Sukabumi -

Sejumlah perkampungan di Desa/Kecamatan Cibitung, Kabupaten Sukabumi diterjang banjir akibat luapan Sungai Cikaso. Sebanyak 610 jiwa dari 230 kepala keluarga terkena dampak akibat banjir tersebut.

Kades Cibitung Iji Pahrudin mengatakan saat ini selain Sembako, warga juga membutuhkan makanan bayi dan perlengkapan anak sekolah tingkat SD hingga SMA. Pasalnya perlengkapan sekolah para siswa rusak terkena luapan air bercampur lumpur.

"Emutan (pikiran) terganggu, karena mengingat banyak warga saya terdampak bencana. Data terkini itu ada sebanyak 203 KK terdiri dari 610 jiwa yang menjadi korban dengan kategori rusak berat, sedang dan ringan," kata Iji kepada detikJabar, Rabu (28/9/2022).


Iji membenarkan ada puluhan pelajar yang saat ini membutuhkan bantuan perlengkapan alat sekolah. Selain seragam, juga perlengkapan alat tulis hingga sepatu. Perlengkapan itu selain hanyut saat banjir, ada juga yang tergenang lumpur.

"Yang paling dibutuhkan warga, terutamanya anak sekolah, alat tulis, seragam sekolahan sepatu dan tas. Anak sekolah tingkat SD ada 67 anak, lalu SMP ada 25 anak, dan SMA ada 15 anak. Seragam mereka terkena banjir, ada memang yang tidak hanyut tapi terkena lumpur hingga berwarna kecoklatan," tutur Iji.

Selain itu, banyak anak-anak usia balita yang membutuhkan asupan makanan dan gizi. Meski bantuan berdatangan, keperluan untuk bayi masih terbilang minim.

"Termasuk makanan bayi, yang datang bantuan sudah disalurkan, sembako pakaian kering, sama makanan ringan seperti Mie. Sembako Alhamdulillah sudah disalurkan meskipun masih sangat dibutuhkan," ujar Iji.

Untuk data warga yang mengalami kerusakan, Iji mencatat ada rumah warga yang hanyut dan rusak berat kemudian kerusakan sedang dan ringan. Hingga kini masih belum ada perbaikan karena proses evakuasi masih berjalan.

"Rusak berat ada 12 rumah kondisinya kena air hanyut terbawa banjir. Ada yang atapnya hilang, ada yang roboh hancur. Untuk rusak sedang 33 rumah, sisanya rusak ringan, perahu 7 unit hilang di Dermaga Wisata Cikaso," ungkapnya.

Diberitakan sebelumnya, banjir dahsyat akibat luapan Sungai Cikaso yang melanda Desa/Kecamatan Cibitung, Kabupaten Sukabumi membuat puluhan rumah warga rusak. Selain itu lokasi bencana yang berada di area wisata Curug Cikaso membuat dermaga sandar perahu wisata Curug Cikaso porak poranda.

Kabarnya, dari lokasi itu 5 perahu wisata turut hanyut. Diketahui dermaga sandar perahu wisata tersebut adalah salah satu akses menuju kawasan kedusunan Ciloma, Kampung Cikaso dimana di tempat itu terdapat wisata Curug Cikaso.

"Semalam itu ketinggian air sampai 4 meter, itu bekas banjir masih ada di vila-vila kecil di depan," ungkap salah seorang warga di lokasi kepada detikJabar, di lokasi bencana Sabtu (24/9/2022).

(sya/mso)