Alasan Banyak Warga Pangandaran Lebih Memilih Merantau di Luar Kota

Alasan Banyak Warga Pangandaran Lebih Memilih Merantau di Luar Kota

Aldi Nur Fadillah - detikJabar
Selasa, 27 Sep 2022 02:30 WIB
Ilustrasi pekerjaan
Ilustrasi pekerjaan (Foto: Shutterstock)
Pangandaran -

Warga di Kabupaten Pangandan lebih memilih merantau ke luar kota untuk bekerja. Lapangan pekerjaan yang minim jadi penyebab.

Kepala Disnaker Pangandaran Tini Nurmasari menuturkan jumlah permintaan surat bekerja ke luar kota sangat tinggi. Menurutnya, hal ini disebabkan minimnya lapangan pekerjaan di Pangandaran. Sementara lowongan kerja di luar kota tersebar di berbagai daerah.

"Paling banyak mereka melamar ke Karawang, Tangerang dan Jakarta," kata Tini pada Senin (26/9/2022).


Selain minimnya lowongan kerja di Pangandaran, upah minimum regional (UMR) pangandaran yang rendah juga jadi faktor. Diketahui, UMR Pangandaran merupakan kedeua terendah di Jabar.

Sementara itu, berdasarkan catatan Disnaker Pangandaran permintaan pembuatan kartu untuk bekerja atau kartu kuning dari warga Pangandaran melonjak. Sejak Januari sampai September 2022 permintaan mencapai 2.299 orang.

"Hasilnnya sampai Agsutus 2022 hanya 1.633 orang yang bekerja dan sudah diterima sebagai karyawan dari 2.299 orang pelamar kerja," kata dia.

Namun di sisi lain, jumlah pengangguran di Pangandaran juga masih tercatat tinggi. Hingga September 2022, tercatat ada 351 orang menganggur.

Pemkab Pangandaran belum mengadakan job fair untuk menangani pengangguran. Namun, pemerintah melakukan siasat dengan program pelatihan kerja.

Adapun pelatihan yang sudah diberikan diantaranya, cara penanaman anggur, pengolahan daun kelor, teknik sablon gelas, pelantikan cukur rambut, tata boga, belajar las listrik dan tata rias wajah.

"Masyarakat Pangandaran jangan berpikir harus bekerja daimana, tapi harus membuka lapangan kerja apa," kata Tini.

Lena (24) salah seorang warga Pangandaran misalnya memilih merantau ke Jakarta. Lena bekerja menjadi kasir di salah satu minimarket di ibu kota.

"Saya pilih di sana karena gajinya UMR Jakarta," ucapnya saat dihubungi melalui pesan WhatsApp.

Menurutnya selain gajinya besar, mencari pengalaman dan hidup mandiri menjadi pilihan. "Keterima tahun 2020 sampai sekarang masih bekerja disini. Sudah nyaman aja," katanya.



Simak Video "Menikmati Waktu Bersantai Ditemani Suara Air Gemericik, Pangandaran"
[Gambas:Video 20detik]
(dir/dir)