Layanan Indramayu Cepat Tanggap Bantu Temukan Anak Hilang asal Makassar

Layanan Indramayu Cepat Tanggap Bantu Temukan Anak Hilang asal Makassar

Hanifa Widyas - detikJabar
Jumat, 09 Sep 2022 20:02 WIB
Pemkab Indramayu
Foto: Pemkab Indramayu
Jakarta -

Layanan Indramayu Cepat Tanggap (I-Ceta) yang menjadi bagian dari 10 program unggulan yang digagas Bupati Indramayu Nina Agustina Da'i Bachtiar terbukti bermanfaat bagi masyarakat luas. Pasalnya, program tersebut telah menolong Bunga (nama samaran), gadis berusia 12 tahun asal Makassar, Sulawesi Selatan, yang sebelumnya dinyatakan hilang.

Adapun saat ini, Jumat (9/9), Bunga tengah diantar pulang untuk bertemu keluarganya di Kota Makassar Selatan didampingi Tim I-Ceta Disduk-P3A Kabupaten Indramayu. Untuk kronologinya, diketahui Bunga hilang sejak 30 Juni 2022. Berdasarkan hasil penelusuran, Bunga dinyatakan berada di wilayah Kabupaten Indramayu.

Kemudian, surat dari Unit Pelaksana Teknis Perlindungan Perempuan dan Anak (UPT-PPA) Provinsi Sulawesi Selatan No. 463/44/UPTPPA/IX/2022 keluar dan berisi rujukan kasus pemulangan Bunga.


Sesuai surat tersebut, Tim I-Ceta Dinas Pengendalian Penduduk, Keluarga Berencana, Pemberdayaan Perempuan dan Perlindungan Anak (Disduk-P3A) Kabupaten Indramayu langsung melakukan pengecekan dan penelusuran terhadap keberadaan Bunga. Diketahui yang bersangkutan berada Desa Sumuradem, Kecamatan Sukra, Kabupaten Indramayu.

Tidak berhenti sampai di situ, Tim I-Ceta Disduk-P3A Kabupaten Indramayu berkoordinasi dengan pemerintah desa, pemerintah kecamatan, dan Polsek Sukra serta Yayasan Selendang Puan Dharma Ayu terkait penanganan Bunga.

"Kami tim I-Ceta Disduk-P3A Kabupaten Indramayu bersama pemerintah desa, pemerintah kecamatan, jajaran kepolisian, dan Yayasan Selendang Puan Dharma Ayu melakukan peninjauan ke lokasi atau tempat tinggal klien selama di Indramayu. Ternyata kondisi yang bersangkutan diketahui tinggal bersama ibu tiri dan ayah kandungnya," ujar Kepala Bidang Perlindungan Hak Perempuan dan Perlindungan Khusus Anak Disduk-P3A Kabupaten Indramayu Cicih Sukarsih dalam keterangan tertulis, Jumat (9/9/2022).

Berdasarkan hasil assessment, lanjut Cicih, Bunga mengaku tidak nyaman tinggal di rumahnya saat ini dan ingin kembali ke keluarganya di Makassar. Sementara itu, berdasarkan hasil mediasi, ayah kandung Bunga setuju untuk memulangkannya ke Makassar.

"Setelah dilakukan assessment kami bersepakat dan memutuskan untuk mendampingi klien (Bunga) pulang ke Makassar. Kemudian kami berkoordinasi dengan UPT PPA Provinsi Sulawesi Selatan, UPT PPA Jawa Barat serta Kementerian Perlindungan Perempuan dan Anak (Kemenppa) RI untuk mengkonfirmasi bahwa klien sudah ditemukan sekaligus akan dilakukan pemulangan ke Makassar," lanjutnya.

Tim UPP P3A Provinsi Sulawesi Selatan mengucapkan terima kasih kepada Nina Agustina atas respons cepatnya membantu pemulangan Bunga ke Makassar.

(akn/ega)