5 Penyakit dengan Ciri Memiliki Perut Buncit, Waspada!

Tim detikJabar - detikJabar
Kamis, 08 Sep 2022 18:30 WIB
Overweight woman with tape is measuring fat on belly - obesity concept
Ilustrasi perut buncit (Foto: iStock)
Bandung -

Jika melihat perut buncit, biasanya kita dengan mudah menuduh mereka kurang olahraga dan pola makannya tidak sehat. Namun ternyata perut buncit tak selalu berarti itu.

Ada sejumlah penyakit yang ditandai dengan ciri memiliki perut buncit. Bahkan penyakitnya bisa berbahaya bagi tubuh.

Dirangkum dari berbagai sumber, berikut ini 5 penyakit yang memiliki ciri perut buncit :


Sakit Ginjal

Sakit ginjal bisa disebabkan oleh banyak hal misalnya alkohol, hepatitis C, kanker, atau hal lainnya yang mengarah pada kembung atau timbunan cairan.
Bila perut yang besar dan dikarenakan sakit ginjal, kamu juga akan merasa sakit dan mudah memar. Tanda lainnya adalah 'penyakit kuning' atau kulit dan mata yang berwarna kekuningan.

Gangguan Hati

Salah satu penyakit yang ditandai dengan perut buncit adalah penyakit gangguan hati, misalnya karena sirosis hati dan juga hepatitis.
Hati adalah organ yang membantu proses ekskresi (proses membuang sisa metabolisme dan yang tidak dibutuhkan tubuh). Seandainya fungsi hati menurun, maka zat dari ekskresi bisa menumpuk dan menimbulkan timbunan pada perut.

Diabetes

Diabetes dapat mempengaruhi banyak bagian tubuh. Salah satunya adalah saraf vagus, yang mengontrol seberapa cepat perut kosong. Ketika rusak, pencernaan melambat dan makanan tetap berada di tubuh lebih lama dari yang seharusnya atau dikenal dengan istilah gastroparesis.

Gastroparesis bisa membuat seseorang merasa mual dan muntah. Meskipun lebih umum pada orang dengan diabetes tipe 1, orang dengan tipe 2 juga bisa mendapatkannya.

Kebanyakan orang dengan gastroparesis telah memiliki diabetes selama setidaknya 10 tahun dan juga memiliki komplikasi lain yang berkaitan dengan penyakit ini. Gejala lain selain mual muntah adalah fefluks, kesulitan mengendalikan kadar gula darah, dan perut yang kembung.

Iritasi dan Radang Usus

Terkadang, perut buncit dan keras terus-menerus juga bisa jadi tanda penyakit sindrom iritasi usus. Selain perut buncit dan keras, gejala lainnya yakni perut kerap kembung, sering kram, atau sakit perut.

Penyakit peradangan pada usus seperti kolitis ulserativa dan penyakit crohn juga bisa menyebabkan perut buncit dan keras terus-menerus. Selain itu, penderita juga kerap merasa kembung dan kram perut.

Busung Lapar

Kwashiorkor atau busung lapar merupakan salah satu jenis dari gizi buruk. Ciri yang khas dari busung lapar adalah terdapat edema (bengkak) pada seluruh tubuh sehingga tampak gemuk. Apabila bengkak itu ditekan akan meninggalkan bekas seperti lubang.
Selain itu, wajah yang bulat dan sembab, timbulnya ruam berwarna merah muda yang meluas dan berubah warna menjadi coklat kehitaman dan terkelupas, tidak nafsu makan, rambut menipis dan berwarna merah seperti rambut jagung serta mudah dicabut, adalah gejala lainnya.

Jika perbandingan berat badan dan umurnya di bawah 60 persen maka anak tersebut bisa dikatakan terindikasi busung lapar.



Simak Video "Apakah Perut Buncit jadi Sarang Penyakit?"
[Gambas:Video 20detik]
(tey/tey)