Momen Macan Kumbang 'Santuy' Lintasi Perkebunan Warga Bandung

Yuga Hassani - detikJabar
Sabtu, 13 Agu 2022 13:40 WIB
Penampakan macan kumbang (Panthera pardus melas) di Pangalengan
Penampakan macan kumbang (Panthera pardus melas) di Pangalengan ((Foto: istimewa))
Bandung -

Seekor macan kumbang (Panthera pardus melas) menampakan diri di perkebunan warga yang terletak di Kecamatan Pangalengan, Kabupaten Bandung. Bahkan dengan santainya macan tersebut melintas di bawah lereng perkebunan warga.

Dari video yang diterima detikJabar, Sabtu (13/8/2022), nampak video tersebut berdurasi 19 detik. Terlihat macan kumbang tersebut berjalan ke arah kiri dalam video.

Kemudian pada detik enam, macan tersebut terlihat berhenti sejenak. Kemudian macan tersebut kembali melanjutkan perjalanannya.


Namun terlihat macan tersebut berjalan sambil menundukan kepalanya sesekali. Hal tersebut seperti mencari atau mencium sesuatu yang dilakukan macan tersebut.

Pada menit terakhir, macan kumbang tersebut terlihat kembali berhenti. Kemudian nampak dari gerak geriknya melihat ke arah atas dan sekitarnya.

Macan tersebut terlihat berjalan di perkebunan warga yang belum ditumbuhi sayuran. Makanya lereng tersebut masih terlihat berupa tanah merah yang sudah bergelombang.

"Jadi memang macan tersebut tiba-tiba turun ke lahan pertanian warga. Terus ada salah satu warga yang memvideokan," ujar Toni Setiana, Petugas Pengendali Ekosistem Hutan BKSDA Wilayah 2 Soreang, saat dihubungi detikJabar.

black pantherblack panther Foto: AFP/ Getty Images

Pihaknya menjelaskan macan tersebut langsung kembali ke habitatnya. Pasalnya jenis macan kumbang tersebut jika melihat manusia langsung pergi.

"Lagian macan kumbang tersebut langsung balik lagi, pergerakannya juga cepat yang gitu mah. Apalagi liat orang juga takut macan kaya gitu mah. Kemudian tidak memangsa hewan ternak milik warga. Hanya melintas aja di lahan pertanian," katanya.

Dia menambahkan penampakan macan kumbang tersebut terjadi pada beberapa hari lalu.

"Iyah benar, ada muncul macan kumbang ke lahan pertanian warga. Itu sebetulnya kejadiannya udah lama, ya sekitar 3 atau 4 hari yang lalu," pungkasnya.

(yum/yum)