10 Contoh Autobiografi Singkat Beserta Struktur dan Cara Membuatnya

Debora Danisa Kurniasih Perdana Sitanggang, Adelaide Wreta - detikJabar
Jumat, 12 Agu 2022 20:07 WIB
ilustrasi menulis
Foto: Thought Catalog/Unsplash

Pernah diminta membuat autobiografi dalam pelajaran sekolah? Autobiografi merupakan teks mendetail tentang diri seseorang. Ada banyak aspek yang perlu diperhatikan dalam penulisan autobiografi. Berikut ini penjelasannya!

Pengertian Autobiografi

Mengutip Toyidin (2013), autobiografi adalah riwayat hidup seseorang yang ditulis secara pribadi. Karena ditulis secara pribadi, autobiografi cenderung lebih subjektif daripada bila ditulis oleh orang lain.

Autobiografi bisa juga disebut sebagai catatan harian pribadi, hanya saja lebih lengkap.


Pada masa modern ini, autobiografi mungkin dianggap sebagai tulisan yang dengan sengaja dan tanpa sadar memberikan gambaran tentang kehidupan pribadi penulis secara mendetail. Namun, autobiografi awalnya digunakan untuk mencatat peristiwa sejarah setidaknya sampai abad ke-19.

Barulah pada abad ke-20, autobiografi semakin dihargai sebagai lambang kepekaan pribadi di antara perubahan-perubahan budaya yang rumit, bukan sebagai catatan empiris dari peristiwa sejarah.

Tujuan Menulis Autobiografi

Autobiografi ditulis untuk menunjukkan riwayat hidup pribadi kepada orang lain. Umumnya, autobiografi menjadi salah satu syarat untuk mendaftarkan diri ke dalam bidang atau jenjang pendidikan tertentu. Melalui autobiografi, orang lain dapat mengetahui bagaimana seseorang menjalankan hidupnya.

Struktur Autobiografi

Berikut adalah struktur pembuatan autobiografi menurut payforwriting.com:

1. Pengenalan

Tahap pertama dalam pembuatan autobiografi adalah pengenalan. Dalam tahap ini, penulis autobiografi perlu menarik perhatian pembaca dengan sejumlah ide atau tema yang mewakili isi autobiografi.

Berikanlah gambaran umum tentang diri agar pembaca mengetahui peran utama dalam autobiografi tersebut, mulai dari umur, kepribadian, pandangan dunia, dan detail penampilan. Selain itu, judul autobiografi juga penting untuk dicantumkan sebelum masuk ke pengenalan.

2. Isi

Bagian isi merupakan bagian dengan informasi terbanyak. Penulis dapat mencantumkan banyak hal yang menjelaskan perjalanan hidup, mulai dari penulisan latar belakang keluarga, latar belakang pendidikan, latar belakang pekerjaan, hasil prestasi, pengalaman baik, hingga pengalaman terburuk yang pernah dimiliki.

Setiap topik yang ingin dibahas dalam isi autobiografi perlu dipisahkan per paragraf untuk menghindari kebingungan dari pembaca.

3. Kesimpulan

Kesimpulan autobiografi harus memberi kesan yang kuat, seperti menyebutkan pelajaran yang diterima penulis setelah mengalami suatu peristiwa baik atau buruk. Pengalaman buruk sekalipun dapat menjadi pengembangan diri.

Isi Autobiografi

Isi autobiografi dapat dimulai dari tanggal dan tempat kelahiran, ringkasan kepribadian secara umum, hal yang disukai dan tidak disukai, serta peristiwa penting yang membentuk kepribadian atau kehidupan pada masa kini. Berikut adalah berbagai hal yang ada dalam isi autobiografi:

  • Umumnya disusun secara kronologi.
  • Menggunakan penghubung waktu seperti sebelumnya, lalu, setelah itu, dan akhirnya.
  • Menggunakan nama orang dan peristiwa yang asli sesuai realita.
  • Menggunakan detail waktu, tanggal, dan tempat secara spesifik.
  • Mengandung pengalaman pribadi secara detail.
  • Berkaca pada pengalaman negatif dan positif yang membentuk kepribadian penulis saat ini.
  • Memberikan pandangan, perasaan, dan harapan penulis.
  • Memasukkan sejumlah fotografi yang relevan.
  • Mengakhiri autobiografi dengan komentar terkait hidup, refleksi pribadi terkait peristiwa yang pernah terjadi, dan harapan serta rencana di masa depan.

Cara Menulis Autobiografi

Ada 10 langkah yang sebaiknya dilakukan dalam menulis biografi. Berikut ini penjelasannya:

  1. Biasakan membaca autobiografi terkenal terlebih dahulu.
  2. Memikirkan kembali kehidupan yang sudah dijalani.
  3. Membuat list terkait peristiwa atau hal yang paling menarik dalam kehidupan penulis.
  4. Memilih satu peristiwa yang paling menarik dari list yang telah dibuat sebelumnya.
  5. Memikirkan sejumlah ide yang dapat dimasukkan ke dalam autobiografi.
  6. Membuat kerangka autobiografi.
  7. Membuat draf atau konsep.
  8. Membaca ulang tulisan autobiografi untuk mengecek ejaan dan penyusunan kalimat.
  9. Meminta saran dari orang sekitar terkait draf yang telah dibuat.
  10. Menulis draf final.

Perbedaan Penulisan Autobiografi dan Biografi

Sejumlah orang mungkin tidak mengetahui bahwa autobiografi dan biografi adalah dua hal yang berbeda. Jika autobiografi adalah riwayat hidup yang ditulis oleh diri sendiri, biografi adalah riwayat hidup seorang tokoh yang ditulis oleh orang lain.

Tokoh-tokoh dalam suatu biografi umumnya adalah tokoh terkenal, sukses, berpengaruh, dan berperan besar dalam kehidupan orang-orang.

Perbedaan autobiografi dan biografi dapat dilihat dari subjeknya. Jika suatu teks menggunakan akhiran -ku, dapat dipastikan bahwa teks tersebut adalah contoh autobiografi. Teks yang menggunakan akhiran-nya adalah contoh dari biografi karena merujuk pada orang lain, bukan diri sendiri.

Contoh Autobiografi

Masih kebingungan dalam membuat autobiografi? Berikut ini beberapa contohnya!

Contoh Autobiografi 1

Aku lahir di Tangerang, 19 Desember 1996. Namun, saat ini aku tinggal di Bandung dan menginjak bangku kelas 2 SMA di SMA Negeri 1 dengan jurusan IPA. Hobiku adalah bernyanyi dan berolahraga, terutama renang. Bagiku, renang sudah seperti makanan sehari-hari yang menyehatkan tubuh.

Waktu umur 6 tahun, aku tinggal di dekat Sungai Cisadane. Setiap musim hujan, sungai tersebut meluap hingga banjir. Aku akhirnya sering mengungsi ke tempat lain, terkadang juga menginap di rumah keluarga lain. Hal itu terus berulang hingga kami memutuskan pindah kota.

Setelah memasuki bangku SMA, aku menyadari bahwa banjir tidak hanya menjadi tanggung jawab pemerintah, tetapi juga masyarakat. Banyaknya orang yang membuang sampah sembarangan menyebabkan sungai meluap tanpa henti. Masyarakat perlu memperbaiki perilaku buruk yang merugikan lingkungan ini.

Oleh karena itu, aku akhirnya bergabung dengan Komunitas Go Earth. Komunitas ini mengajak banyak orang untuk aktif sebagai sukarelawan dalam membersihkan sampah-sampah di pantai dan sungai yang berserakan. Komunitas ini juga menjelaskan gaya hidup baru yang dapat memperbaiki lingkungan secara perlahan.

Kini, aku merasa bangga dengan pencapaian yang mau berusaha memperbaiki lingkungan. Semoga orang lain juga dapat tergerak dengan aksiku dan membantu menyehatkan lingkungan yang mulai rusak ini.

Contoh Autobiografi 2

Namaku Anna Coca. Nama yang cukup asing dan lucu, ya, untuk orang Indonesia? Biasanya aku dipanggil Anna, sedangkan Coca adalah nama tengah ibuku yang berarti kue tradisional di Catalonia. Aku lahir di Jakarta pada tanggal 10 April 2001 dan kini berumur 11 tahun.

Ada sejumlah hal yang kusuka dan tidak. Aku menyukai permainan gitar dan biola. Hewan kesukaanku kucing. Mereka adalah makhluk terlucu yang pernah kulihat! Aku tidak mengerti kenapa masih ada orang yang sangat membenci kucing. Hal yang tidak kusukai adalah sup brokoli. Aku membencinya, tetapi mamaku sering memasaknya sebagai program kesehatan tubuh. Aku juga sangat benci tidak melakukan apapun! Rasanya sangat membosankan bila tidak memiliki hal untuk dilakukan.

Dalam 11 tahun hidup ini, aku mengalami hal-hal menyenangkan dan menyedihkan juga. Kalian tahu? Aku adalah salah satu gitaris handal di sekolah! Padahal, dulu aku menjadi salah satu anak yang paling tidak bisa bermain gitar ketika ada pelajaran musik dan seluruh anak diharuskan untuk melakukan pengambilan nilai gitar. Hinaan dari sejumlah teman sekelas membuatku semangat untuk belajar sebaik mungkin. Kini, aku selalu diminta oleh pihak sekolah untuk bermain gitar dan mengiringi para penyanyi! Keren, kan?

Dari situ aku tahu, semua hal mungkin bisa tercapai asal kita mau berusaha sekuat tenaga dan bersemangat. Omongan pedas dari orang-orang memang menyakitkan, tapi hal itu juga bisa menjadi motivasi bagi kita untuk bangkit dan berkembang. Semoga kelak aku akan menjadi gitaris handal yang dikenal banyak orang!

Contoh Autobiografi 3

Nama saya Jeremy Maggi. Saya seorang guru di Orange Glen High School di Escondido, California. Saya sedang menulis esai autobiografi, sebuah cerita tentang suatu peristiwa dalam hidup saya dan bagaimana hal itu mengubah saya. Saya menulis tentang pertemuan menakutkan yang saya alami dengan ular derik ketika saya masih muda untuk menunjukkan apa yang saya pelajari dan untuk memberi tahu betapa pentingnya acara ini bagi saya.

Semuanya terjadi ketika musim panas tahun 1995 dan saya masih berumur 10 tahun. Saat itu, saya tinggal di Valley Center, California bersama orang tua dan saudara laki-laki saya. Rumah kami berada di pedesaan dan ada banyak tumbuhan dan hewan liar, dan saya senang berjalan-jalan dengan ayah saya melalui hutan belantara.

Pada hari itu, ayah saya, adik laki-laki saya, dan saya sedang berjalan-jalan di semak-semak di luar rumah saya. Saya ingin memimpin, jadi saya berjalan di depan, saudara laki-laki saya mengikuti saya, dan ayah saya di belakang.

Itu adalah hari yang indah ketika kami mulai berjalan; langit biru tua di atas kami, matahari menyinari kami dari atas kepala kami, dan di sekeliling Anda bisa mendengar dengungan serangga dan gemerisik angin di dedaunan semak hijau yang indah. Aku bisa mencium bau indah bunga musim panas di sekitarku.

Tiba-tiba seekor ular besar muncul di hadapan saya. Awalnya, saya tidak peduli dan mengganggunya dengan kayu kecil.

Namun, ular tersebut langsung mengejar saya dan berusaha menggigit. Saya panik dan berlari sekencang mungkin. Ayah yang melihat peristiwa tersebut langsung memanggil nama saya secara histeris dan menarik saya sekuat tenaga dari area hutan.

Meski sudah bertahun-tahun, cerita ini masih membekas di benak saya. Saya sangat ingat hari itu, dan saya bersyukur ayah saya menyelamatkan saya dari gigitan ular. Saya juga belajar bahwa saya harus lebih berhati-hati saat berjalan di alam liar dan memperlakukan hewan dengan hormat. Itulah mengapa ini adalah peristiwa penting dalam hidup saya.

Contoh Autobiografi 4

Namaku Nicholas Baker. Aku lahir dan dibesarkan di Roanoke. Aku awalnya pergi ke sekolah umum seperti orang-orang lainnya ketika kecil. Namun, saat SMA, aku harus belajar di rumah atau homeschool.

Ada sebuah peristiwa buruk yang membuatku menerima homeschooling. Ketika SMP, berteman dengan seorang anak populer. Aku ingin masuk ke kelompoknya untuk merasakan kehidupan yang keren di SMP. Namun, aku tidak menyangka bahwa ia adalah murid yang sangat jahat dan nakal. Ia merokok, clubbing, dan kabur dari kelas ketika pelajaran berlangsung setiap harinya.

Masuk ke grupnya memang membuatku lebih dikenal orang. Sayangnya, aku tidak kuat dengan perilakunya yang terus memaksaku untuk minum alkohol, merokok, hingga berbuat jahat pada guru. Setiap harinya begitu menyiksa sehingga aku memutuskan untuk keluar dari grup tersebut.

Siapa sangka? Ia berbalik memaki dan menindasku setiap hari tanpa henti. Ia menginjak-injakkan kakinya ke tubuhku yang tak memiliki otot. Hal ini membuatku trauma hingga memutuskan untuk homeschooling. Kini aku membaik dan bisa saja melanjutkan sekolah umum, tetapi aku sudah nyaman belajar di rumah setiap harinya.

Dari kisah itu, aku menyadari bahwa kehidupan terkenal bukanlah segala-galanya dan pemilihan teman sangatlah penting. Aku tidak akan mengalami fase-fase itu lagi dan berjanji untuk menemukan seorang teman yang tulus denganku.

Contoh Autobiografi 5

Aku Wolfgang Ketterle, lahir pada 21 Oktober 1957, sebuah desa kecil di Jerman dengan kastil yang terkenal di seantero negeri. Orangtuaku datang ke Heidelberg setelah Perang Dunia II, ketika banyak orang pindah ke Jerman untuk kehidupan yang lebih baik. Tadinya mereka petani di Silesia, daerah yang kini menjadi bagian Polandia.

Aku menikmati masa kecilku dengan bahagia dan damai, berbeda dengan orang tuaku yang tumbuh di tengah masa perang. Ketika aku berumur 3 tahun, orangtuaku memutuskan pindah ke desa Eppelheim, yang kini menjadi kota kecil. Mereka masih tinggal di sana hingga kini. Aku memiliki seorang kakak laki-laki yang 15 bulan lebih tua dariku, namanya Gunter, serta seorang adik perempuan yang lebih muda 3,5 tahun dariku bernama Monika.

Kami memiliki minat yang beragam. Orang tuaku mendukung apa pun minat kami, baik itu bidang musik, olahraga, maupun sains. Oleh karena mereka sendiri tidak punya minat secara khusus, mereka tidak mengatur apa yang harus kami lakukan atau sukai. Mungkin itulah salah satu alasan kesuksesan kami. Kakakku sukses di bidang keuangan, sementara adikkku di bidang pendidikan.

Contoh Autobiografi 6

Terkadang sulit bagiku menentukan sebenarnya dari ras dan budaya mana aku berasal. Bisa kukatakan bahwa aku sendiri hidup tanpa menjunjung budaya. Aku hanya seorang warga Amerika biasa. Aku seorang gadis berkulit putih beragama Kristen dari keluarga baik-baik dan bahagia.

Pola pikir inilah yang sedang coba kuubah. Yukari Amos menyebutkan, ada kecenderungan orang berkulit putih menganggap dirinya cultureless atau tidak memiliki kebudayaan yang otentik. Mereka lebih melihat kualitas seseorang sebagai individu alih-alih dari kelompok mana ia berasal. Aku belajar untuk tidak menganggap hal itu "normal" dalam hidupku.

Secara kasat mata, aku memang terlihat tidak membutuhkan identitas budaya secara khusus karena aku sendiri sudah diterima dalam lingkunganku saat ini. Berbeda dengan orang dari ras lain dengan warna kulit yang berbeda-beda. Mereka masih memiliki ikatan dengan ras asal mereka, karena itulah salah satu hal yang mendefinisikan seorang individu. Keadaanku membuatku sering abai terhadap privilese yang kumiliki dan tidak menyadari adanya isu yang penting tentang ras.

Contoh Autobiografi 7

Sejak kecil, aku sudah membayangkan diriku akan menjadi seorang penulis. Namun, ternyata jalan yang harus kulalui untuk menjadi penulis begitu panjang dan tidak mudah. Aku mulai suka menulis sejak bisa membaca banyak majalah anak-anak pada usia SD. Kemudian aku belajar menulis cerita pendek seperti yang biasa kubaca dalam majalah anak-anak tersebut.

Hobi menulis tersebut membuatku bergabung dalam klub menulis di SMP dan klub jurnalistik di SMA, serta unit kegiatan mahasiswa bidang jurnalistik di bangku kuliah. Lulus dari perguruan tinggi, aku mencoba menulis, tetapi tidak ada sambutan antusias terhadap hasil karyaku. Tidak ada penerbit yang melirik naskahku meski akku sudah mengirimkannya ke lebih dari 10 penerbit di Indonesia.

Aku pun bekerja sebagai jurnalis, merintis karir dari wartawan hingga akhirnya mencapai posisi redaktur. Ketika menjadi redaktur inilah, aku memiliki cukup banyak waktu luang di samping mengelola isu dan mengerjakan kepentingan administratif di kantor. Kuisi waktuku dengan menulis. R

upanya, jauh lebih mudah menulis ketika aku sudah mengantongi banyak pengalaman dan wawasan dari profesi jurnalis ini. Aku bersyukur akhirnya dapat menerbitkan buku pertamaku pada usia 30 tahun, membahas tentang geopolitik Indonesia.

Contoh Autobiografi 8

Bagi teman-temanku semasa sekolah, mungkin aku hanya gadis biasa bernama Ruri Utari. Gadis yang tidak menarik dan hobi menari-nari tidak jelas. Begitu lulus sekolah, aku mengikuti audisi menjadi member BDG48. Aku memang ingin menjadi artis atau penyanyi, tapi aku tidak menyangka bisa lolos audisi tersebut.

Menjadi member BDG48 membuka jalanku ke dunia hiburan. Aku, yang tadinya hanya gadis biasa dan aneh, menemukan mimpi yang selama ini tidak kusadari: menjadi idol. Rasanya senang bisa bertemu banyak orang yang menyukai karya dan penampilanku. Apalagi jika kemudia mereka mengatakan bahwa akulah penyemangat mereka dalam menjalani hari-hari yang berat.

Sekarang, sudah 10 tahun aku menjadi member BDG48. Aku merasa perjalananku dengan grup ini sudah sangat panjang. Tawa, tangis, keringat, emosi, semangat, semua mengiringi hari-hariku bersama para member lain. Menjadi bagian grup ini adalah salah satu momen terbaik dalam hidupku.

Namun, roda terus berputar dan aku harus terus melangkah. Jadi, kuputuskan untuk graduate sebagai member BDG48 tahun ini. Aku sedang mencoba peruntunganku menjadi trainee di agensi hiburan Korea Selatan, mengejar mimpiku menjadi idol Kpop.

Contoh Autobiografi 9

Nama saya Yudi Prasetyo. Saya seorang guru SD. Mungkin bagi Anda sekalian, pekerjaan ini mudah dan bahkan terkesan remeh. Namun, saya merasakan sendiri bagaimana beratnya menjadi seorang guru. Apalagi honorer. Meskipun banyak kesulitan yang saya lalui, tidak pernah sedetik pun saya menyesal menjadi guru. Sebab, menjadi guru adalah panggilan jiwa saya.

Saya senang mengajar sejak kecil. Saya menyadari ini dari kebiasaan saya mengajar dua adik saya ketika masih duduk di bangku sekolah. Saya mulai mengajar di tempat les sejak SMA pada 2002. Kegembiraan yang saya rasakan selama mengajar di tempat les membuat saya tidak ragu memilih jurusan PGSD di bangku kuliah.

Awalnya, menjadi guru dengan status PNS adalah tujuan utama saya. Namun, takdir berkata lain. Setiap seleksi PNS guru, saya selalu gagal. Pada 2010, saya sempat berpikir untuk berhenti menjadi guru dan banting setir menjadi pengusaha saja. Namun, ada satu momen di mana jiwa saya kembali terpanggil, yakni ketika anak saya minta diajari pelajaran sekolah.

Sekarang, sudah 15 tahun saya mengabdi sebagai guru honorer.

Contoh Autobiografi 10

Orang mengenal saya dengan sebutan 'Raja Perabot Dapur'. Nama saya mungkin sulit diingat karena terlalu biasa, Agus Susanto, sehingga orang memberi julukan yang unik. Julukan itu sendiri tidak asal disematkan. Saya merintis usaha produsen perabot dapur sejak tahun 1956.

Saya awali usaha kecil saya di gudang dekat rumah, menyulapnya menjadi tempat produksi kecil-kecilan. Saya melakoninya sambil belajar tentang bisnis dan ekonomi. Pelan-pelan, saya mengembangkan bisnis dari gudang dekat rumah ke pabrik ukuran sedang. Karyawan saya yang awalnya hanya 5 orang, berkembang menjadi 500 orang pada 1965.

Saya mematenkan produk perabot dapur buatan saya, MasAgus, pada 1968. Sejak saat itu, usaha saya berkembang pesat hingga bisa berproduksi di pabrik besar di beberapa kota. Pada 2000, produk saya resmi mendapatkan penghargaan sebagai produk perabot dapur terbaik di Indonesia.

Itulah penjelasan mengenai autobiografi, riwayat hidup yang ditulis secara pribadi. Sejumlah orang mungkin mengira autobiografi dan biografi sebagai dua hal yang sama. Padahal, keduanya dibedakan berdasarkan subjek utamanya. Autobiografi memiliki struktur yang perlu diterapkan dalam pembuatannya agar dapat menarik perhatian pembaca.



Simak Video "Ada Terduga Teroris, Standar Masuk MUI Dipertanyakan"
[Gambas:Video 20detik]
(des/fds)