Kabar Internasional

Banjir Terparah di Korea Selatan, 8 Orang Tewas

Tim detikNews - detikJabar
Selasa, 09 Agu 2022 15:25 WIB
A man wades alongside submerged cars in a street during heavy rainfall in the Gangnam district of Seoul on August 8, 2022. (Photo by YONHAP / AFP) / - South Korea OUT / NO ARCHIVES -  RESTRICTED TO SUBSCRIPTION USE
Warga Korsel menembus genangan banjir yang mengubah jalanan menjadi sungai dan merendam mobil-mobil (Foto: YONHAP/AFP)
Seoul -

Banjir parah terjadi sebagian wilayah Korea Selatan termasuk Seoul setelah hujan deras mengguyur pada Senin (8/8) waktu setempat. 8 orang dilaporkan meninggal.

Data pemerintah Korsel menyebut lima orang tewas di area Seoul dan tiga yang lainnya tewas di Provinsi Gyeonggi.
Selain itu rumah-rumah warga, gedung-gedung setempat, sejumlah ruas jalan dan stasiun kereta bawah tanah terendam banjir cukup tinggi.

Dikutip detikJabar dari detikNews, seperti dilansir kantor berita Yonhap, curah hujan melampaui angka 141,5 milimeter pada satu titik dan menjadi yang tertinggi sejak 1942.


Badan Meteorologi Korea (KMA) menyatakan hujan dengan curah hujan mencapai 300 milimeter diperkirakan masih akan mengguyur area Seoul dan sekitarnya hingga Kamis (11/8) mendatang. Curah hujan di Provinsi Gyeonggi diperkirakan KMA bisa melampaui angka 350 milimeter.

Hujan deras memicu banjir dan longsor. Selain delapan orang meninggal, enam orang dikabarkan masih hilang yaitu empat orang di Seol dan dua orang di Gyeonggi.

Selain itu 391 orang dari 230 rumah di area Seoul kehilangan tempat tinggal dan kini tinggal di pengungsian.

Sekitar 80 ruas jalanan di berbagai wilayah, tiga ruas jalan bawah tanah dan 26 area parkir tepi sungai ditutup sementara demi alasan keamanan.

Kementerian Dalam Negeri Korsel memperbarui level pengawasan kerusakan akibat banjir dari level 'waspada' menjadi 'serius' pada Selasa (9/8) dini hari sekitar pukul 01.00 waktu setempat. Peringatan tanah longsor juga dirilis Departemen Kehutanan Korea untuk 47 kota dan distrik pada Selasa (9/8) pagi.

Pada pukul 06.00 waktu setempat, wilayah tengah Korsel dan beberapa wilayah lainnya masih diguyur hujan dengan curah hujan mencapai 50 milimeter per jam.

(iqk/iqk)