Usung Ganjar, Pimpinan Ponpes di Majalengka: Bukan Pemimpin Dadakan

Angga Laraspati - detikJabar
Selasa, 09 Agu 2022 08:38 WIB
Relawan Ganjar
Foto: Istimewa
Jakarta -

Sejumlah santri bersama ulama, kiai, ustad, dan pimpinan ponpes di Majalengka menyatakan siap mengusung Ganjar Pranowo Presiden 2024. Pimpinan Pondok Pesantren (Ponpes) Al Hidayah Bantarujeg, Majalengka, Asep Supriatna mengatakan Ganjar Pranowo sudah terkenal di masyarakat Majalengka sebagai figur yang dekat dengan kalangan pesantren.

"Pak Ganjar merupakan figur yang sudah tidak asing di kalangan para kiai dan santri, ia dekat dengan ulama dan santri. Kami para ulama dan santri dengan suka rela, tidak ada paksaan, siap mendukung Pak Ganjar sebagai Presiden 2024," tutur Asep dalam keterangan tertulis, Selasa (9/8/2022).

Hal ia sampaikan usai kegiatan gebyar sholawat dan doa bersama untuk kebaikan bangsa dan negara Indonesia, khususnya untuk ikhtiar mengusung Ganjar Pranowo menjadi Presiden 2024.


Kegiatan keagamaan itu diadakan relawan Santri Dukung Ganjar (SDG) Provinsi Jawa Barat. Hadir 1.000 orang lebih masyarakat Majalengka khususnya para santri dalam kegiatan tersebut.

Asep menyatakan kepemimpinan Ganjar telah diakui membawa perubahan ke arah yang lebih baik, baik saat menjadi anggota legislatif di DPR RI, maupun dua periode memimpin Provinsi Jawa Tengah.

"Rekam jejak beliau jelas, ini bukan pemimpin dadakan. Bapak Ganjar mempunyai kapasitas untuk menjadi Presiden 2024," tegasnya.

Asep menuturkan pihaknya mendoakan agar masyarakat Indonesia lebih sejahtera dan mendapatkan figur pemimpin yang berpihak dan memikirkan nasib rakyat, sebagaimana yang selama ini ditunjukkan Ganjar Pranowo.

"Karena itu kami juga berdoa semoga Bapak Ganjar selalu sehat, diberikan keberkahan dan dilapangkan jalan untuk melanjutkan kepemimpinan Nasional pada 2024," imbuhnya.

Sementara itu, Korwil relawan SDG Jawa Barat, Ach Hakiki menambahkan Ganjar memang telah dikenal masyarakat Majalengka sebagai sosok pekerja keras, berbaur dengan masyarakat, sangat menonjol dan patut dicontoh pejabat lain di seluruh Indonesia.

Hal itu disampaikan Hakiki berdasarkan observasi lapangan terhadap masyarakat Majalengka khususnya para kalangan pesantren diantaranya kiai, ustadz hingga santri.

"Bagi masyarakat Majalengka, kepemimpinan Ganjar memang sangat menonjol, power dan super sekali," ungkap Hakiki.

Hakiki menyebut elektabilitas Ganjar akan terus meningkat dengan berbagai kegiatan yang akan digelar SGD di seluruh wilayah Jabar.

Sejauh ini, SDG Jabar, kata Hakiki, telah menggelar kegiatan keagamaan di berbagai wilayah di Jabar, di antaranya di Bandung, Garut termasuk Majalengka.

"Kita akan terus melaksanakan doa bersama gebyaran sholawat untuk kebarokahan masyarakat. Harapannya dengan adanya kegiatan ini Ganjar lebih dikenal dan lebih dekat lagi di masyarakat luas," ucapnya.

Dalam acara Sholawat dan Doa Bersama ini, ceramah dan doa dipimpin oleh KH. Imron, kemudian tim sholawat dan hadroh dari Al Muna Grup Majalengka. Santri, santriwati, ulama, ustad, kiai, para pimpinan ponpes, alumni pesantren hingga masyarakat umum hadir dalam acara tersebut.



Simak Video "Ganjar: Pencegahan Korupsi Tak Cukup Lip Service"
[Gambas:Video 20detik]
(ega/ega)