Warga Sebut 'Si Belang' di Sukabumi Mirip Harimau Siliwangi

Syahdan Alamsyah - detikJabar
Kamis, 28 Jul 2022 21:00 WIB
Sugandi (51) warga Cicantayan yang menjadi saksi kemunculan hewan diduga harimau di Sukabumi
Sugandi (51) warga Cicantayan yang menjadi saksi kemunculan hewan diduga harimau di Sukabumi (Foto: Syahdan Alamsyah/detikJabar)
Sukabumi -

Kisah Sugandi (51) menjadi awal dari beberapa kisah soal pertemuan warga dengan hewan diduga harimau di Kampung Salagombong, Desa Sukadamai, Kecamatan Cicantayan, Kabupaten Sukabumi. Selain itu, Sugandi juga bisa dengan lugas mendeskripsikan fisik dan warna satwa tersebut.

Pada Rabu (20/7) yang lalu, kepada detikJabar pria yang berprofesi sebagai pemilik kebun itu menceritakan detik-detik pertemuannya dengan satwa tersebut. Namun sayangnya pertemuan Sugandi dengan harimau sekitar 3 bulan yang lalu itu dihiraukan warga sekitar yang menyebut satwa itu merupakan jelamaan karuhun (leluhur).

Saat ini Sugandi adalah salah seorang penyaksi satwa yang setia menemani awak media yang ingin melihat ke lokasi kebun milikmya yang juga berdiri saung milik Baed warga yang juga melihat sosok satwa tersebut.


Dalam sebuah perbincangan ringan, salah seorang awak media memperlihatkan beberapa foto satwa dari salah satu majalah bertemakan lingkungan dan flora - fauna. Foto yang diperlihatkan adalah Harimau dan Macan Tutul. Beberapa kali pria yang akrab disapa Gani itu menunjuk foto harimau yang menurutnya menyerupai satwa yang dilihatnya.

"Rupana mah (wujud satwa) ada belang-belang begitu maksudnya. Cuma ke belakangnya kelihatan saya jadi bukan polos jadi belangnya agak peang (pudar). Entah karena terlalu cepat bergerak, tapi belangnya kelihatan," kata Gani, Rabu (27/7) saat menemani awak media ke lokasi saung.

Sugandi menegakan majalah yang bergambar harimau, ia menatap lekat majalah yang dipegangnya itu dengan kepala agak menunduk. "Pas belok kelihatan tah pak, minggi kieu," imbuhnya.

Meskipun diperlihatkan foto macan tutul, Gani kembali membuka halaman bergambar harimau. "Aya polos aya hideungan (asa polos ada hitam) macam yang tadi tadi (macan tutul)," gumamnya.

Pada berita sebelumnya, Sugandi (55), warga Kampung Salagombong, Desa Sukadamai, Kecamatan Cicantayan, Kabupaten Sukabumi adalah warga yang pertama kali melihat hewan yang diduga harimau di Bukit Pasir Kantong area garapan perkebunan warga.

Dengan lugas, ia menyebut Harimau Siliwangi saat diminta detikJabar menyebut ciri-ciri harimau tersebut. Pria yang akrab disapa Gani itu mengatakan saat kejadian ia hanya berjarak sejauh 5 meter dari hewan tersebut, bahkan selama 2 menit ia saling bertatapan.

"Saya yang pertama melihat harimau itu, kejadiannya sekitar 3 bulan yang lalu. Saat itu saya sedang ke kebun melihat timun, sekitar jam 17.00 WIB. Saya sangat dekat jaraknya sekitar 5 meteran hewan itu tepat di hadapan saya, harimau kayak (Harimau) Siliwangi," kata Gani kepada detikJabar, Rabu (20/7/2022).

(sya/yum)