Riuh Usai Habib Bahar Dituntut 5 Tahun Penjara

Dony Indra Ramadhan - detikJabar
Kamis, 28 Jul 2022 17:28 WIB
Sidang Habib Bahar.
Sidang Habib Bahar. (Foto: Dony Indra Ramadhan/detikJabar)
Bandung -

Habib Bahar bin Smith dituntut hukuman 5 tahun penjara dalam kasus penyebaran berita bohong. Usai tuntutan dibacakan, suasana sidang riuh.

Tuntutan tersebut dibacakan jaksa penuntut umum (JPU) dalam sidang yang berlangsung di Pengadilan Negeri (PN) Bandung pada Kamis (28/7/2022). Usai tuntutan 5 tahun dibacakan oleh jaksa, sidang yang dipenuhi pendukung habib Bahar tiba-tiba riuh.

Massa pendukung bergemuruh dan beberapa di antaranya berteriak. Mereka merasa tuntutan yang diberikan jaksa kepada Bahar tak adil.


"Tidak adil ini," ujar salah satu pendukung.

"Pengadilan Allah yang balas," kata pendukung Bahar lagi.

Hakim Ketua Dodong Rusdani bahkan sampai menengahi. Hakim meminta agar massa yang datang ke ruang sidang untuk tenang.

"Baik, tenang," kata Hakim.

Suasana makin riuh saat Bahar berbicara. Bahar berbicara akan menyampaikan pleidoi. Bahar dengan nada tinggi berbicara dengan jaksa.

Usai Bahar bicara, suasana pendukung semakin riuh. Hakim pun sampai berbicara dengan nada tinggi.

"Tolong diam. Diam. Hormati persidangan ini. Tolong petugas. Kita bertahan, bukan begitu," katanya.

Sebelumnya, Habib Bahar bin Smith dituntut 5 tahun penjara. Jaksa menilai Bahar terbukti melakukan penyebaran berita bohong saat ceramah di Bandung.

Tuntutan terhadap Bahar diucapkan Jaksa Penuntut Umum (JPU) Kejaksaan Tinggi (Kejati) Jabar dalam sidang yang berlangsung di Pengadilan Negeri (PN) Bandung, Jalan LLRE Martadinata, Kota Bandung, Kamis (28/7/2022).

"Menuntut terdakwa HB Assayid Bahar bin Ali bin Smith dengan pidana penjara selama 5 tahun," ujar JPU.

(dir/yum)