Growth Mindset: Arti, Contoh, dan Cara Membangunnya

Growth Mindset: Arti, Contoh, dan Cara Membangunnya

Hanif Hawari - detikJabar
Senin, 11 Jul 2022 14:41 WIB
Ilustrasi Otak Anak
Growth mindset akan membantu seseorang dalam menghadapi tantangan Foto: Getty Images/iStockphoto
Jakarta -

Growth mindset adalah pola pikir berkembang yang ada pada manusia. Pola pikir tersebut bisa membuat kehidupan kita semakin maju atau justru sebaliknya.

Tak bisa dipungkiri, kehidupan di dunia terus mengalami perubahan. Jika pola pikir kita tidak berkembang, hal itu akan membunuh diri kita sendiri. Dalam artian, kita akan jalan di tempat dengan risiko kegagalan yang cukup besar dalam meraih kesejahteraan hidup.

Pengertian Growth Mindset

Dikutip dari mindsethealth.com dengan judul 'Growth Mindset vs Fixed Mindset: How what you think affects what you achieve', growth mindset adalah cara berpikir berkembang terhadap diri sendiri sehingga dapat mempengaruhi perasaan untuk meningkatkan kecerdasan dan kemampuan yang dimiliki.


Growth Mindset bisa berasal dari kemampuan dasar yang seseorang atau keterampilan dan kebiasaan baru yang bisa dikembangkan. Sehingga menghasilkan sesuatu yang positif karena percaya bahwa kecerdasan dan bakat yang dipunya bisa berkembang seiring berjalannya waktu lewat dedikasi dan kerja keras.

Manfaat Memiliki Growth Mindset

Memiliki growth mindset tentu sangat baik untuk kehidupan. Jika pola pikir kita berkembang, berarti Anda percaya dengan kecerdasan dan bakat yang Anda punya. Kita juga bisa lebih menghargai proses yang dilalui. Tak hanya kemampuan dasar saja, growth mindset juga bisa dilakukan jika kita ingin mengembangkan keterampilan baru.

Hal itu bisa terwujud karena mindset mempengaruhi perasaan dan pola kerja kita sebagai manusia. Dalam penelitiannya, Psikolog Carol Dweck dari Universitas Stanford menyebutkan beberapa manfaat growth mindset yaitu:

  • Mendorong seseorang untuk percaya diri
  • Meningkatkan kecerdasan dan bakat seseorang
  • Semangat belajar sepanjang hidup
  • Lihat umpan balik sebagai sumber informasi dan kesempatan untuk belajar
  • Tidak takut menghadapi tantangan
  • Mengurangi kelelahan
  • Masalah psikologis lebih sedikit, seperti depresi dan kecemasan
  • Berkurangnya masalah perilaku

Contoh Growth Mindset

Carol pernah melakukan penelitian terkait Growth Mindset. Ada beberapa orang yang gagal dan ada pula yang berhasil menerapkan growth mindset.

Dalam risetnya, Carol menantang siswa sekolah menengah. Mereka diberi teka-teki muai dari yang mudah hingga sulit. Ternyata tidak semua mahasiswa berhasil menjawab pertanyaan yang diberikan Carol.

Siswa yang tidak berhasil lantas menerima kegagalan tersebut. Ia pun mengambil pelajaran dari kegagalannya dengan memperlakukannya sebagai pengalaman belajar.

Cara Membangun Growth Mindset

Ada beberapa cara yang dapat dilakukan untuk membangun growth mindset. Berikut tips yang diberikan oleh Carol Dweck.

1. Mengakui Ketidaksempurnaan

Mereka yang memiliki growth mindset harus mengakui ketidaksempurnaannya. Sehingga mereka paham bahwa tidak tahu dan tidak pandai sesuatu itu hanya bersifat sementara. Jika hal itu sudah dipahami, mereka tidak perlu malu untuk membuktikan bahwa mereka lebih pintar dari saat ini.

2. Hadapi Tantangan

Setiap manusia memiliki kelemahan dan kekurangan. Namun kita tidak perlu menyerah begitu saja demi menjadi manusia yang lebih baik lagi. Masih ada peluang di depan mata jika kita mau berkembang, sehingga bisa mendorong diri untuk meningkatkan kemampuan melalui usaha dan pengajaran yang baik dan ketekunan.

3. Hapus Pikiran Negatif

Tidak sedikit yang memiliki suara batin negatif yang bertentangan dengan Growth Mindset. Hal itu bisa menghambat cara berpikir kita untuk bisa maju ke depannya.

Cobalah untuk mengubah pola pikir kita dari 'Saya tidak bisa melakukan ini' menjadi 'saya bisa melakukannya jika saya berlatih'. Secara tak langsung, pemikiran itu bisa meningkatkan kemampuan kita karena terus berpikir positif.

4. Menghargai Proses

Kebanyakan orang hanya bisa menghargai proses ketika mereka berhasil. Ini tentu bertentangan dengan pola pikir growth mindset.

Seharusnya, kita harus menghargai proses dan upaya yang dilakukan. Mau bagaimana pun hasilnya, hal itu bisa lebih bermanfaat karena bisa mengambil pelajaran dari apa yang kita lakukan.

5. Keluar dari Zona Nyaman

Jika ingin berkembang, kita harus berani keluar dari zona nyaman. Hal ini tentu mampu menumbuhkan pola pikir yang berkembang sehingga mampu menghadapi tantangan yang memungkinkan anda untuk tumbuh.

Penerapan Growth Mindset dalam Kehidupan Sehari-hari

Growth Mindset dapat ditemukan dalam kehidupan sehari-hari. Misal, tidak ada kata terlambat untuk belajar sesuatu hal yang baru. Meskipun mengalami kegagalan, seseorang bisa bangkit atas kegagalan tersebut.

Seperti kisah pendiri Gojek, Nadiem Makarim. Saat awal mendirikan perusahaannya itu, ia mengalami penolakan bertahun-tahun. Tapi karena pola pikirnya yang berkembang, Gojek pun mampu bersaing dan menjadi perusahaan besar.

Melatih Berpikir Positif dengan Growth Mindset

Seseorang bisa melatih cara berpikir positif dengan growth mindset. Hal ini dapat membantu kalian untuk terus berkembang sehingga menghasilkan sesuatu yang baik untuk kehidupan.

1. Gaya Bicara

Gaya bicara seseorang dapat mencerminkan pola pikirnya. Dengan menyusun kata-kata yang baik dan lebih positif, hal itu bisa mendukung untuk growth mindset.

2. Berdamai dengan Diri Sendiri

seseorang yang memiliki growth mindset biasanya bisa berdamai dengan diri sendiri. Sehingga bisa membuat dirinya bangkit karena memahami kesalahannya sebagai sebuah proses.

(hnh/fds)