Cara Merawat Kuku Tangan Usai Pasang Nail Art

Anindyadevi Aurellia - detikJabar
Selasa, 05 Jul 2022 09:31 WIB
Nail Art
Foto: Instagram @kukunatalab
Bandung -

Nail art hadir sebagai seni di atas kuku. Kini, warna kuku tak hanya satu warna saja, tapi bisa terdiri dari berbagai warna bahkan bisa dihias dengan akrilik.

Septy Pamular, nail art creator dan owner Kuku Nata, mengatakan bahwa tren nail art tahun ini lebih pada warna terang seperti biru, hijau, dan pink fuschia yang menyala. Tapi warna nude dan candy juga masih ramai digandrungi. Untuk motif justru sedang tren motif yang abstrak dan tidak rapi, namun cantik dilihat karena pemilihan warnanya.

Melihat tren ini, tentu kuku yang cantik mampu membangun mood cewek jadi lebih baik. Tapi, tahukah kamu kalau ada beberapa larangan yang bisa membuat kuku jadi lebih rentan rusak?


Septy pun turut memberikan beberapa tips dalam tren nail art kini. Ia mengatakan bahwa ada dalam nail art ada beberapa step yang perlu dikuasai nail art creator. Selain ketelitian dan kerapihan dalam desain, salah satu yang dibutuhkan adalah memperhatikan setiap teknik dalam step.

Septy Pamular dan meja kerjanya di Kuku Nata studioSepty Pamular dan meja kerjanya di Kuku Nata studio Foto: Anindyadevi Aurellia

"Ada beberapa step sebelum kuku dihias, pertama harus preparation dulu. Manicure pedicure dengan cepat, kemudian kuku dikikir terlebih dahulu. Nah saat mengkikir itu tidak perlu terlalu dalam nanti kuku jadi terlalu tipis," ujar Septy.

Ia menerangkan bahwa agar hasil nail art tahan lama, selain mengetahui step saat preparation juga perlu menggunakan produk yang sudah teruji.

"Aku sejak masih suka kutek sendiri sudah riset dulu produk mana yang ada distributor resminya dan hasilnya seperti apa. Ada yang murah banget tapi ya hasilnya tidak tahan lama, ada yang hasilnya bagus dan harganya pas, ada yang cukup mahal per botolnya Rp 200.000 itu merek Jepang," jelas perempuan 29 tahun ini.

Kemudian, ada beberapa hal yang harus diperhatikan saat menggunakan nail art. Hal tersebut agar kuku tetap cantik dan tidak mengelupas. Yakni jangan menggunakan kuku untuk hal-hal yang kasar, seperti membuka kaleng dengan kuku secara langsung.

Diperbolehkan untuk melakukan pekerjaan rumah seperti biasa, tetapi jangan gunakan kuku untuk berendam terlalu lama. Seperti mandi berendam di dalam bath tub, atau berenang terlalu lama. Air membuat kuku menjadi lunak, sehingga nail art lebih mudah mengelupas.

"Kalau kuku sudah mulai panjang, tetap dipotong aja kukunya kemudian dikikir. Kadang ada yang sayang nail artnya masih bagus kemudian dipanjangin yang panjang sekali, itu justru kuku rentan patah. Kalau habis potong dikikir, tidak akan jadi mengelupas," terangnya.

"Nail art yang terawat bisa tahan maksimal hingga 3 bulan. Tapi kalau sudah ada bagian yang sedikit mengelupas, ini yang paling penting. Jangan dikelupas dengan paksa. Karena ini rentan membuat kuku jadi tipis. Kalau memang sudah risih karena kuku belang-belang, sudah waktunya diperbaiki ke nail studio," ujarnya menambahkan.

Selain itu, memang seabiknya ada waktu istirahat dari nail art agar kuku bisa bernafas sejenak. Paling tidak seminggu tanpa nail art. Kemudian, Septy juga menyampaikan jika tipe kuku cenderung mudah patah atau tipis, bisa mengkonsumsi vitamin agar menutrisi kuku.

"Supaya kuku kuat, selain jangan iseng ngelupasin kuku juga bisa konsumsi vitamin Biotin. Itu bagus untuk menyehatkan kuku," katanya.



Simak Video "Kreasi Nail Art Bertema Imlek Diburu Pelanggan"
[Gambas:Video 20detik]
(aau/tya)