Tjahjo Kumolo Meninggal, Rektor IPDN: Sosok Dekat dengan Wong Cilik

Nur Azis - detikJabar
Jumat, 01 Jul 2022 15:00 WIB
MenPAN-RB Tjahjo Kumolo di Kota Magelang, Kamis (17/3/2022).
Foto: Tjahjo Kumolo (dok. Prokompim Kota Magelang).
Sumedang -

Rektor Institut Pemerintahan Dalam Negeri (IPDN) Hadi Prabowo menyampaikan duka cita atas wafatnya Menteri Pendayagunaan Aparatur Negara dan Reformasi Birokrasi (MenPAN-RB) Tjahjo Kumolo.

"Saya dan seluruh civitas akademika IPDN mengucapkan turut berduka cita atas wafatnya Bapak Haji Tjahjo Kumolo," ungkap Hadi kepada detikJabar, Jumat (1/7/2022).

Kabar meninggalnya MenPAN-RB Tjahjo Kumolo mengejutkan masyarakat Indonesia, tak terkecuali seluruh civitas akademika IPDN. Kedekatan almarhum dengan IPDN dimulai saat almarhum menjabat sebagai Menteri Dalam Negeri.


Almarhum kerap hadir ke kampus IPDN baik untuk melakukan kunjungan kerja maupun memimpin acara wisuda dan pelantikan Pamong Praja Muda IPDN.

"Itulah yang membuat IPDN mengenal dekat sosok yang sangat inspiratif yang sangat dekat dengan seluruh staf baik di lingkungan Kemendagri maupun Kemenpan-RB ini," ucap Hadi.

Dimata Hadi, almarhum merupakan sosok yang sederhana, rendah hati juga pekerja keras.

"Almarhum juga dikenal sebagai sosok yang dekat dengan wong cilik, sangat memperhatikan dan peka terhadap lingkungan sekitar juga tentunya masyarakat luas," tuturnya.

Menurut Hadi, sepak terjang almarhum dalam dunia politik sudah tidak diragukan lagi.

"Beliau menjabat sebagai anggota DPR RI dari tahun 1987 sampai 2014," ujarnya.

"Begitu pun karirnya dalam dunia birokrasi dimana almarhum menjabat Menteri Dalam Negeri pada periode tahun 2014 sampai 2019 ataupun pada saat menjabat sebagai MenPAN-RB pada tahun 2019 sampai dengan beliau wafat," paparnya.

Hadi menyebut, Kemendagri pernah meraih penghargaan opini wajar tanpa pengecualian dari Kementerian Keuangan selama 5 tahun berturut-turut saat dinakhodai oleh almarhum.

"Begitupun saat menjabat di Kemenpan-RB, beliau membawa Kemenpan-RB meraih predikat Badan Publik Informatif dalam Anugerah Keterbukaan Informasi Publik," terangnya.

Beberapa penghargaan yang diraih almarhum selama hidupnya, diantaranya Bintang Mahaputera Adipradana, Bintang Alumni Kehormatan AKPOL Semarang, Penghargaan Bintang Emas dari Kapolri, Pin Alumni Kehormatan IPDN, Bintang Penghargaan Kerajaan Sulawesi dan Bintang Penghargaan Pemda Provinsi Sulawesi Selatan.

Hadi menambahkan almarhum telah meninggalkan dedikasi dan kontribusi bagi negara ini.

"Semoga pengabdian dan dedikasi yang almarhum berikan untuk negara ini menjadi ladang pahala yang mampu menempatkannya di tempat terbaik disisi Allah SWT," ucap Hadi.

(mso/mso)