Di Thailand ternyata ada ayam yang diberi pakan ganja. Hasilnya, ayam ini bahkan diklaim lebih sehat.
Hal ini dilakukan Ong-ard Panyachatiraksa, seorang pemilik pertanian di utara Thailand. Ia memiliki lisensi untuk menanam ganja obat. Karena produksi daun ganja yang berlimpah, ia memanfaatkannya untuk dijadikan pakan ayam.
Apa yang dilakukan Ong-ard Panyachatiraksa menarik rasa penasaran akademi dari Universitas Chiang Mai. Dikutip dari detikInet, Selasa (28/6/2022), sejak Januari, mereka mempelajari 1.000 ayam di peternakan organik Pethlanna Ong-ard, di Lampang, untuk melihat bagaimana respons unggas tersebut ketika ganja dicampurkan ke dalam pakan atau air minum mereka.
Dikutip detikInet dari The Guardian, Minggu (19/6/2022) hasilnya, menurut Chompunut Lumsangkul, asisten profesor di departemen ilmu hewan dan akuatik Universitas Chiang Mai yang memimpin penelitian, menjanjikan dan menunjukkan ganja dapat membantu mengurangi ketergantungan petani pada antibiotik.
Chompunut mengamati ayam-ayam tersebut untuk melihat apa dampak ganja terhadap pertumbuhan mereka, kerentanan terhadap penyakit, dan untuk melihat apakah daging dan telur mereka berbeda kualitasnya, atau apakah mengandung cannabinoids.
Ayam-ayam itu diberi tanaman dengan intensitas berbeda. Bentuk ganja yang diberikan juga dalam bentuk yang berbeda. Beberapa diberi air yang direbus dengan daun ganja, sementara lainnya diberi makan dicampur daun ganja yang dihancurkan.
"Tidak ada perilaku abnormal yang diamati pada ayam. Pada tingkat intensitas yang kami berikan kepada mereka, dosis ganja tidak akan membuat ayam mabuk," kata Chompunut.
(ors/ors)