Cara Menghilangkan Jerawat dengan 12 Bahan Alami, Mudah dan Aman

Anindyadevi Aurellia - detikJabar
Selasa, 28 Jun 2022 17:01 WIB
Cropped shot of a young woman squeezing a pimple on her face
Ilustrasi cara menghilangkan jerawat (Foto: iStock)
Bandung -

Jerawat selalu jadi problem utama di kulit, terutama bagi kaum hawa. Banyak obat atau skincare yang menawarkan produk menghilangkan jerawat, namun sebetulnya jerawat tak hanya dipengaruhi dari kondisi kulit. Tetapi juga dapat dipengaruhi dari pola makan, pola tidur, hingga gaya hidup.

Kemunculan jerawat sering kali diawali dengan adanya komedo, bahkan ini bisa terjadi pada seluruh bagian kulit tak hanya kulit wajah. Punggung, bahu, dada, hidung, bahkan telinga acap kali tumbuh jerawat yang menimbulkan rasa sakit dan membuat kulit tak mulus lagi terlebih jika menimbulkan bekas.

Berikut ini cara menghilangkan jerawat dengan bahan alami. Namun baiknya sebelum kamu mencoba bahan-bahan di bawah ini pastikan kulitmu sudah dibersihkan dan diuapi. Uap dapat membantu membuka pori-pori agar bahan-bahan dan skincare dapat menyerap lebih sempurna.


1. Lidah Buaya
Gel lidah buaya yang punya tekstur bening dan kental sering dapat digunakan untuk mengobati lecet, ruam, hingga luka bakar. Ketika diterapkan pada kulit, gel lidah buaya dapat membantu menyembuhkan luka, mengobati luka bakar, dan melawan peradangan. Oleskan gel lidah buaya secara langsung untuk membersihkan kulit sebagai pelembab. Gunakan sehari 1-2 kali.

2. Cuka Apel
Cuka apel terbentuk dari cairan apel yang dimasukkan bakteri dan ragi untuk memulai proses fermentasi alkohol. Seperti jenis cuka lainnya, cuka apel telah dikenal karena kemampuannya melawan banyak jenis bakteri dan virus. Namun, cairan ini dikenal cukup kuat sehingga pemakaiannya untuk wajah pun tak bisa terlalu banyak atau terlalu sering. Jika ingin menggunakan, bersihkan wajah kemudian oles campuran 1 sendok makan cuka apel dengan 3 sendok air (gunakan lebih banyak air untuk kulit sensitif). Diamkan selama 5-20 detik, bilas dengan air dan keringkan.

3. Madu dan Kayu Manis
Madu dan kayu manis memiliki sifat antibakteri dan dapat mengurangi peradangan, yang merupakan dua faktor yang memicu jerawat. Namun, masih butuh penelitian lebih lanjut mengenai kemampuan bahan tersebut dalam mengobati jerawat. Cara pengaplikasiannya, campurkan 2 sendok makan madu dan 1 sendok teh kayu manis. Bersihkan wajah, kemudian baru oleskan masker dan biarkan selama 10-15 menit. Bilas masker sampai bersih sembari menepuk-nepuk wajah.

4. Bawang Putih
Bawang putih mengandung antioksidan tinggi, anti-bakteri, anti-jamur, dan anti-virus. Banyak orang mau mengkonsumsi bawang putih mentah, sebab dipercaya bawang putih baik dikonsumsi secara rutin untuk mendukung kesehatan secara umum. Namun, jika kamu tidak ingin mengkonsumsinya mentah-mentah, dapat juga menggunakan bawang putih untuk dioleskan dari luar. Ambil satu siung bawang putih yang sudah dikupas lalu gosokkan pada bagian yang bermasalah beberapa kali sehari. Namun cara ini tidak dianjurkan jika kulit sensitif, baiknya hancurkan dulu bawang putih dan campur dengan air hangat.

5. Mentimun
Mentimun memberi efek dingin setelah ditaruh di kulit. Sayur ini punya sifat anti-inflamasi, yang digunakan banyak orang untuk memerangi mata bengkak. Mentimun juga bisa menenangkan jerawat, cukup kupas setengah mentimun dan potong-potong kecil. Blender mentimun, campurkan dengan 2 sendok makan gel lidah buaya segar. Tambahkan 1/2 sendok teh sari lemon segar, dan oleskan campuran tersebut pada kulitmu untuk dijadikan masker. Biarkan selama 10-15 menit kemudian bilas dengan air hangat.

6. Putih Telur
Putih telur efektif menghilangkan jerawat, bahkan tak jarang kita menemui tips untuk menjadikan putih telur dan tisu sebagai masker pencabut komedo. Namun untuk jerawat, penanganannya berbeda. Caranya dengan pisahkan 3 putih telur dari kuningnya, lalu kocok putih telur selama 3 menit. Oleskan putih telur ke area yang timbul jerawat, tunggu putih telur mengering dan ulangi seluruh proses sampai 4 kali. Biarkan masker di wajah selama 20 menit, bilas masker dan oleskan pelembab kulit sesudahnya. Sebab kulit akan terasa lebih kering setelah menggunakan empat lapisan putih telur.

7. Tea Tree Oil
Tea tree oil atau minyak pohon teh adalah minyak esensial yang diperoleh dari hasil esktraksi daun teh (Melaleuca). Biasanya bahan ini sering ditemui di beberapa serum yang memiliki fokus di permasalahan kulit, atau ada pula yang menjual tea tree oil alami. Tea tree oil sudah dikenal karena kemampuannya untuk melawan bakteri dan mengurangi peradangan kulit. Campurkan 1 sendok minyak pohon teh dengan 9 sendok air. Celupkan kapas ke dalam campuran tersebut dan oleskan ke daerah yang mengalami jerawat.

8. Teh Hijau
Antioksidan yang terkandung di dalamnya dapat membantu mengurangi peradangan pada kulit, sehingga bisa menjadi salah satu cara menghilangkan jerawat. Biasanya, jerawat dapat terjadi karena seseorang memiliki terlalu banyak sebum atau minyak tubuh alami di pori-pori. Teh hijau dapat membantu membersihkan beberapa kotoran dan limbah yang menumpuk di luka jerawat terbuka. Caranya, oleskan air rebusan teh hijau dengan kapas. Diamkan sejenak selama 10 menit, lalu bilas dengan air bersih.

9. Minyak Kelapa
Minyak kelapa mengandung senyawa antiinflamasi dan antibakteri yang dapat mempercepat penyembuhan luka jerawat terbuka. Caranya, oleskan minyak kelapa murni murni langsung ke area yang berjerawat.

10. Alpukat
Jerawat tak musti karena kulit berminyak, bisa saja karena kulit tak ternutrisi dengan baik. Kandungan vitamin E yang terdapat pada alpukat mampu melembutkan kulit dan mengurangi peradangan pada kulit yang berjerawat. Caranya, haluskan buah alpukat untuk dijadikan masker kulit, lalu tambahkan satu sendok madu. Oleskan campuran ini ke wajah, diamkan 20 sampai 30 menit, lalu bilas dengan air bersih.

11. Tomat
Cara menghilangkan jerawat secara alami berikutnya adalah dengan menggunakan tomat. Kandungan vitamin A dan C pada tomat membantu menghilangkan jerawat. Caranya, ambil satu buah tomat, potong menjadi dua bagian. Kemudian, oleskan tomat ke seluruh permukaan kulit waja, lalu diamkan selama 20-30 menit. Setelah itu, bilas hingga bersih.

12. Kulit Jeruk
Kandungan vitamin A dan C yang terdapat pada kulit jeruk mampu menjadi cara menghilangkan jerawat secara alami. Dimulai dari jemur kulit jeruk hingga kering, kemudian tumbuk sampai halus. Tambahkan sedikit air, lalu oleskan bubuk kulit jeruk ke wajah seperti menggunakan masker. Diamkan selama 15 hingga 20 menit dan bilas dengan air bersih.

Mencegah Jerawat Muncul Kembali
Selain beberapa cara di atas, pengobatan dari dalam juga diperlukan agar jerawat tak kembali lagi. Caranya sebagai berikut:
- Hindari memencet jerawat dan menyentuh area wajah karena dapat membuat jerawat semakin parah dan menimbulkan bekas luka
- Gunakan pelembab wajah atau make up yang berlabel "noncomedogenic". Ganti dan cuci sprei, sarung bantal, dan selimut secara rutin.
- Olahraga secara rutin serta kelola stres dengan baik untuk mendukung kesehatan kulit agar tidak mudah berjerawat.
- Hindari konsumsi makanan penyebab jerawat, seperti makanan berminyak, makanan dan minuman manis, serta produk olahan susu atau telur.
- Konsumsi makanan sumber lemak omega-3
Sejumlah makanan tinggi asam omega-3 yang baik dikonsumsi, di antaranya yakni salmon, sarden, teri, kenari, biji chia, dan biji rami giling. Selain dari makanan, asam omega-3 dapat diperoleh dari konsumsi suplemen.
- Terapkan diet rendah glikemik
Makanan yang termasuk memiliki indeks glikemik tinggi, yakni roti putih, minuman ringan bergula, kue, donat, kue kering, permen, sereal sarapan manis, dan makanan olahan lainnya. Sementara, makanan dengan indeks glikemik rendah, yaitu buah-buahan, sayuran, kacang-kacangan, dan biji-bijian. Hindari makanan tinggi glikemik, dan banyak makan makanan sehat rendah glikemik.
- Kurangi atau hindari stres
Hormon yang dilepaskan selama periode stres dapat meningkatkan produksi sebum dan peradangan kulit, membuat jerawat lebih buruk.
- Olahraga secara teratur untuk menyehatkan sel-sel kulit dan mengatur hormon. Berlatih pernapasan dalam, yoga, perhatian, atau meditasi.
- Minum air putih yang cukup setidaknya delapan gelas sehari, membatasi konsumsi alkohol dan kafein.
- Pola tidur yang cukup.

(aau/tya)